Rasakan Manfaat Skrining Riwayat Kesehatan, Warga Sorong Berbagi Pengalaman

IMG 20240731 WA0024

Koreri.com, Sorong – Skrining riwayat kesehatan merupakan upaya awal dalam pencegahan penyakit khususnya penyakit kronis.

Aktivitas ini merupakan langkah penting dalam mendeteksi potensi risiko penyakit lebih awal dan sebagai dasar pengambilan tindakan preventif yang diperlukan untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan sebagaimana disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sorong, Pupung Purnama, Rabu (31/7/2024).

Pupung mengatakan, skrining riwayat kesehatan dapat dilakukan setiap tahun.

Langkah ini merupakan strategi penting untuk mendeteksi potensi masalah kesehatan sebelum berkembang menjadi penyakit serius.

Dengan melakukan skrining secara rutin, peserta dapat lebih awal mengetahui risiko gangguan kesehatan dan dapat segera melakukan tindakan pencegahan yang sesuai kebutuhan.

“Skrining Riwayat kesehatan yang dilakukan sekali dalam setiap tahun ini diharapkan dapat mengidentifikasi masalah kesehatan sedini mungkin untuk meminimalisir kemungkinan penyakit yang lebih serius di masa depan,” ungkapnya.

Pupung menambahkan, dalam konteks risiko kesehatan yang dihadapi peserta, ada empat kondisi yang perlu diwaspadai.

Skrining riwayat kesehatan dirancang untuk mengidentifikasi empat risiko kesehatan tersebut yang sering ditemui di masyarakat, yaitu Diabetes Mellitus, Hipertensi, Ginjal Kronik dan Jantung Koroner. Setiap kondisi ini memiliki dampak serius terhadap kesehatan jika tidak ditangani sejak dini.

“Dengan mengetahui risiko-risiko ini lebih awal, peserta dapat melakukan tindakan pencegahan yang diperlukan, seperti perubahan gaya hidup, pengobatan atau program pengelolaan kesehatan untuk menjaga kondisi kesehatan mereka secara optimal,” sambung Pupung.

Lebih lanjut dia menjelaskan, BPJS Kesehatan menyediakan berbagai media untuk melakukan skrining riwayat Kesehatan.

Peserta JKN dapat mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdaftar maupun melalui Aplikasi Mobile JKN, melalui situs web BPJS Kesehatan dan laman khusus di https://webskrining.bpjs-kesehatan.go.id/skrining/index.html.

Setelah melakukan skrining hasilnya akan langsung ditampilkan, yang memungkinkan peserta untuk segera mengetahui status kesehatan mereka.

Jika hasil skrining menunjukkan diagnosa rendah, peserta hanya perlu menjaga pola hidup sehat. Namun, jika diagnosa menunjukkan risiko sedang, peserta harus mendapatkan perawatan lebih lanjut di FKTP untuk mendeteksi risiko penyakit lebih mendalam.

Selanjutnya jika hasil pemeriksaan di FKTP menunjukkan nilai lebih dari normal, peserta dianjurkan untuk mengikuti Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) untuk penanganan yang lebih terintegrasi.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini dengan baik agar dapat melakukan pencegahan secara efektif dan menjaga kesehatan mereka dengan lebih baik”, jelas Pupung.

Pada kesempatan yang terpisah, Aloysius Wanggai (51), seorang peserta JKN yang turut membagikan pengalamannya saat pertama kali menggunakan skrining riwayat kesehatan.

Dia mengungkapkan, hasil skrining riwayat kesehatan memberikan dampak signifikan terhadap pemahamannya tentang kesehatan pribadi.

“Prosesnya sangat mudah dan cepat. Saya hanya perlu mengunduh Aplikasi Mobile JKN, mengisi data yang diperlukan dan hasil skrining langsung tersedia,” kata Aloysius saat mengantar anaknya untuk berobat di salah satu rumah sakit di Kota Sorong.

Aloysius merasa sangat bersyukur atas informasi mengenai program skrining riwayat kesehatan. Dia menjadi lebih siap untuk menjaga kesehatannya.

Menurutnya, program ini merupakan upaya yang sangat berguna, terutama bagi mereka yang baru pertama kali mengetahui tentang pentingnya deteksi dini penyakit.

“Saya awalnya tidak tahu apa itu skrining riwayat kesehatan. Namun setelah mendapatkan penjelasan dari petugas BPJS Siap Membantu (BPJS SATU), saya menyadari betapa pentingnya proses ini untuk memantau dan menjaga kesehatan dengan lebih baik. Saya sekarang tahu kondisi kesehatan saya dan potensi risiko yang mungkin saya hadapi di masa depan,” tutup Aloysius.

RLS

Exit mobile version