Koreri.com, Timika – Berbagai dinamika yang berlangsung terus mewarnai perjalanan tahapan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Mimika yang kini memasuki tahapan pleno tingkat distrik.
Mulai dari rencana aksi gelang hitam, aksi money politik hingga berujung OTT 1 miliar bahkan kini berhembus kabar terbaru terkait indikasi adanya upaya untuk merubah perolehan suara di
tingkat distrik yang hingga saat ini plenonya belum juga dilaksanakan.
Mirisnya lagi, berbagai modus curang tersebut bahkan dilakukan secara terang-terangan dan tanpa ada rasa takut dalam diri pihak-pihak yang berambisi menguasai negeri “Petro Dollar” ini.
Mereka siap “banting” dana seberapapun besarnya yang diminta asalkan bisa mendapatkan kemenangan.
Kabarnya lobi-lobi sementara berlangsung untuk memutuskan berapa besar nilai yang disepakati bersama.
Maka tak heran, berdampak pada molornya pleno tingkat distrik yang dijadwalkan sudah harus selesai pada 6 Desember mendatang.
Menanggapi fenomena yang berkembang, Pemerhati Sosial Politik Mimika Papua Laurenzus Kadepa meminta kepada KPU Mimika agar tahapan berjalan tepat waktu sesuai jadwal.
“Khusus Pilkada Mimika saya meminta kepada pihak penyelenggara agar melaksanakan semua tahapan tepat waktu, jujur dan independen,” pesannya mengingatkan.
Ia menegaskan KPU Wajib mempercepat proses penghitungan suara dan pleno di tingkat distrik. Karena semakin lama proses ini dilakukan, maka faktor error dapat semakin tinggi peluangnya.
“Publik sudah paham mengenai aktivitas intrik politik. Jika proses penghitungan tidak dipercepat, maka tingkat kepercayaan masyarakat terhadap KPU akan hilang,”tegasnya.
Selain itu ia mendesak kepada Bawaslu Mimika untuk memproses kasus money politic yang telah terjadi didepan mata dan tertangkap tangan.
“Bawaslu tidak bisa melakukan pembiaran terhadap aktivitas politik uang. Pelaku yg sudah tertangkap tangan harus menjadi indikator kunci dalam mengukur perilaku kecurangan salah satu Paslon,”ungkapnya.
Ia menambahkan kepercayaan publik adalah hal utama dirinya percaya pihak penyelenggara yaitu KPU dan Bawaslu Kabupaten Mimika dapat menyelesaikan semua tahapan pilkada ini dengan tepat waktu dan independen.
TIM
