Koreri.com, Ambon – Sejumlah isu terkait layanan transportasi laut di wilayah Provinsi Maluku, khususnya berhubungan dengan lintasan kapal dan pembangunan dermaga kini jadi sorotan lembaga DPRD setempat.
Sorotan ditujukan pada beberapa lintasan yang sudah ditetapkan namun belum memiliki kapal yang tersedia seperti Banda Ely di Maluku Tenggara yang hingga saat ini belum memiliki dermaga.
“Selain itu, ada juga lintasan yang telah ditetapkan berdasarkan skema Kementerian Perhubungan, namun belum ada armada yang melayani seperti lintasan Dobo – Benzena,” beber Wakil Ketua Komisi III DPRD Maluku Mumin Refra kepada awak media di Ambon, Rabu (22/1/2025).
Menurutnya, penambahan kapal baru adalah kewenangan Pemerintah melalui Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP). Sementara Pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Perhubungan bertugas sebagai regulator untuk mengatur lintasan-lintasan tersebut.
Untuk itu, diperlukan skema jangka panjang guna memastikan pelayanan transportasi laut yang lebih baik.
Selain itu, Refra juga mengungkapkan bahwa tahun ini akan ada penambahan lima lintasan baru di Maluku.
Regulator dari Dinas Perhubungan sedang mempersiapkan lima lintasan dimaksud.
Meskipun sudah ada kapal yang cukup banyak di Maluku, Refra menekankan pentingnya pengaturan yang baik dari Pemda agar layanan kepada masyarakat dapat terlaksana dengan optimal, tanpa ada penundaan.
“Penting bagi pemerintah daerah untuk memastikan bahwa pengusulan pembangunan dermaga dilakukan oleh Kabupaten dan Kota secara tertulis. Dengan dokumen tertulis tersebut, pihak Provinsi dapat mengawal proses lebih lanjut hingga ke ASDP Pusat dan Kementerian Perhubungan.
Refra mencontohkan Seram Timur yang memiliki lima dermaga tetapi belum dilayani dengan baik oleh armada kapal.
Kemudian Maluku Barat Daya yang hingga saat ini belum memiliki layanan kapal yang memadai juga sedang dalam kajian ASDP Pusat untuk pengembangan lebih lanjut.
Dengan adanya potensi besar di sektor transportasi laut, Refra berharap para pengusaha di sektor ini dapat melihat peluang dan berkontribusi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
JFL
