Koreri.com, Ambon – Wali Kota Bodewin Wattimena, secara resmi membuka kegiatan Manasik Haji bagi 321 Jamaah Calon Haji asal Ambon yang akan berangkat menunaikan ibadah haji pada 16 Mei mendatang.
Kegiatan tersebut berlangsung di Asrama Haji Waiheru, Rabu (30/4/2025).
Wali Kota dalam sambutannya, menyampaikan komitmen penuh Pemerintah Kota Ambon dalam mendukung seluruh proses penyelenggaraan ibadah haji mulai dari bimbingan, fasilitasi, hingga pemberangkatan.
Ia juga mengapresiasi sinergi dengan Kantor Kementerian Agama Kota Ambon dalam pelaksanaan bimbingan manasik yang dianggap sangat penting sebagai persiapan lahir dan batin bagi jamaah.
“Ibadah haji adalah Rukun Islam kelima. Pemerintah memiliki tanggung jawab menjamin pelayanan dan perlindungan kepada jamaah. Kami ingin memastikan bahwa semua jamaah dari Kota Ambon menjalankan ibadah dengan aman, tertib, dan nyaman,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Wali Kota berpesan agar jamaah menjaga kesehatan, menjaga kekompakan, dan memperkuat kesabaran dalam menjalani seluruh proses ibadah haji.
Ia berharap seluruh jamaah bisa kembali ke Ambon dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur.
“Kota Ambon akan terus mendukung setiap proses keagamaan, termasuk pelaksanaan ibadah haji. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk membangun kota ini, bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara spiritual dan keimanan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Ambon H.R.A.F Hasanusi, menjelaskan bahwa kegiatan manasik ini merupakan penutup dari rangkaian bimbingan yang telah dilakukan secara berkala selama satu tahun di kantor Kemenag Kapaha.
Manasik yang digelar hari ini juga merupakan simulasi terakhir menjelang keberangkatan jamaah ke Tanah Suci.
Diketahui, kuota jamaah haji Kota Ambon 2025 ditetapkan sebanyak 357 orang.
Namun, setelah proses pelunasan dan adanya mutasi serta penundaan, jumlah fix yang akan diberangkatkan menjadi 321 orang. Terdiri dari 130 laki-laki dan 191 perempuan.
Distribusi jamaah berdasarkan domisili yaitu Kecamatan Sirimau sebanyak 230 orang, Nusaniwe (42), Baguala (34), Teluk Ambon (15).
Selain sisi bimbingan, Pemkot Ambon juga memberikan layanan kesehatan melalui Dinas Kesehatan, serta menyiapkan fasilitas keberangkatan dan pemulangan, termasuk pengurusan paspor dan visa.
Satu orang tenaga pendamping haji daerah, yaitu Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Ambon Fenly Masawoy juga akan diberangkatkan mendampingi jamaah.
Termasuk pula bantuan uang saku dan memastikan kelengkapan administrasi jamaah terselesaikan tepat waktu.
Koper jamaah sudah dapat diambil dan harus dikumpulkan kembali ke asrama pada 14 Mei. Seluruh jamaah akan masuk asrama pada 15 Mei dan diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Makassar pada 16 Mei 2025.
Dengan penuh harap, seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Kota Ambon turut mendoakan agar pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lancar dan jamaah mendapatkan pengalaman spiritual yang bermakna.
TIM
