Koreri.com, Jayapura – Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Papua Peduli Rakyat (KMP3R) menyatakan dukungan penuh terhadap visi, misi, dan program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura.
Dukungan ini disampaikan langsung Ketua KMP3R Paulinus Ohee, dalam keterangannya kepada media, Selasa (17/6/2025).
Menurutnya, Kota Jayapura memiliki peran strategis sebagai cerminan keberagaman Indonesia sekaligus pusat pendidikan di Tanah Papua.
“Kota Jayapura adalah miniatur Indonesia. Semua suku dan budaya ada di sini. Ini kota studi, kota pelajar yang harus kita jaga bersama,” tegas Ohee.
Ia menegaskan bahwa program-program kerja Wali Kota yang kini mulai berjalan perlu dikawal dan didukung seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda.
Paulinus juga menyayangkan beredarnya potongan video berdurasi 40 detik yang terekam saat pemaparan 100 hari kerja Wali Kota Jayapura di aula Kantor Wali Kota pada 16 Juni 2025.
Video tersebut diduga sengaja disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan tujuan memecah belah dan memperkeruh suasana.
“Kami minta Polresta Jayapura untuk segera mengusut siapa pelaku perekaman dan penyebaran video tersebut. Kami khawatir ada pihak-pihak yang ingin menciptakan konflik antara sesama warga Papua atau antara warga Papua dan non-Papua,” ujarnya.
KMP3R mengajak seluruh masyarakat, khususnya pemuda lintas suku di Jayapura, untuk tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga persatuan serta kedamaian di ibu kota Provinsi Papua tersebut.
“Siapapun yang tinggal di Kota Jayapura harus punya niat yang baik. Jangan membuat kekacauan. Kota ini milik kita bersama. Sudah sepatutnya kita rawat dan jaga bersama-sama,” imbuh Paulinus.
Lebih lanjut, KMP3R juga mengapresiasi langkah cepat Wali Kota Jayapura beserta jajaran dalam meluncurkan call center layanan pengaduan dan tim terpadu keamanan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari POMDAM, POMAL, Polresta Jayapura, Satpol PP, TNI, hingga instansi sipil lainnya.
“Ini bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga kenyamanan masyarakat. Kami berharap dengan adanya call center dan tim terpadu ini, masyarakat merasa lebih aman dan dilindungi,” tutup Paulinus.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan pemuda, KMP3R optimis Jayapura bisa tumbuh sebagai kota yang aman, damai, dan menjadi teladan harmoni di Tanah Papua.
TIM





























