Koreri.com, Biak – Sekwan Drs. Judi Wanma, M. SI mengkonfirmasi bahwa, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Biak Numfor, Noak Krey, S.Pd dari Fraksi Partai Golkar, melaksanakan kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) III Distrik Numfor Timur dan Distrik Buryadori, Pulau Numfor, Jumat (27/6/2025).
Reses yang dipusatkan di Balai Pertemuan Kampung Pyefuri, Distrik Numfor Timur itu turut dihadiri perwakilan Kepala Distrik Numfor dan Distrik Buryadori, tokoh masyarakat, aparat kampung, dan sejumlah warga di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, masyarakat menyampaikan beragam aspirasi yang mencerminkan kebutuhan riil dan persoalan mendesak yang tengah dihadapi warga di Pulau Numfor.
Salah satu isu yang dominan dalam diskusi ialah persoalan transparansi pengelolaan dana desa.
Warga menyampaikan keluhan terkait penggunaan anggaran yang bersumber dari APBN oleh Penjabat (Pj.) Kepala Kampung yang dinilai tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) hasil Musyawarah Kampung (Muskam).
Dalam pertemuan tersebut, warga juga kembali menyuarakan aspirasi mengenai percepatan pemekaran Kabupaten Pulau Numfor.
Menurut mereka, pemekaran wilayah menjadi kebutuhan penting untuk mendekatkan pelayanan publik dan mempercepat pembangunan yang merata di wilayah kepulauan.
Selain itu, sejumlah warga menyoroti persoalan ketahanan pangan, termasuk penyaluran bantuan langsung tunai (BLT).
Mereka berharap agar penyaluran manfaat program bantuan dapat dilakukan secara adil, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan konflik sosial di masyarakat.
Tak kalah penting, warga juga mengungkapkan kekhawatiran terkait praktik pungutan liar di sekolah-sekolah. Mereka menilai bahwa dengan adanya Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah), seharusnya tidak ada lagi permintaan biaya dari pihak sekolah kepada siswa, apalagi untuk kebutuhan pembangunan fisik.
“Dana BOS sudah ada, kenapa masih ada pungutan? Ini harus jadi perhatian karena banyak orang tua yang kesulitan ekonomi,” tegas salah satu perwakilan orang tua siswa.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wakil Ketua DPRK Biak Numfor Noak Krey menyatakan komitmennya untuk membawa semua isu yang disampaikan dalam reses ke forum DPRK agar dapat ditindaklanjuti bersama dengan mitra kerja pemerintah daerah.
“Reses ini adalah ruang untuk mendengar langsung suara rakyat. Kami akan kawal semua aspirasi yang masuk, terutama terkait dana desa, pendidikan, dan pemekaran wilayah agar menjadi perhatian serius di tingkat kebijakan,” ujar Noak Krey.
Ia juga menegaskan pentingnya pengawasan dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program-program pemerintah di tingkat kampung agar benar-benar berdampak positif bagi masyarakat.
Dikeluhkan warga juga terkait beberapa puskesmas di pulau Numfor yang pelayanannya kurang maksimal
Kegiatan reses ini menjadi wujud nyata kedekatan wakil rakyat dengan konstituennya serta bagian dari upaya membangun daerah yang transparan, adil, dan sejahtera.
HDK
