2 Waket DPRK Mamberamo Raya Dilantik, Ketua Ditunda : Ternyata Ini Alasannya !

Pelantikan 2 Waket DPRK Mambraya
Ketua Pengadilan Negeri Jayapura melantik dua unsur Pimpinan DPRK Mamberamo Raya masing-masing Waket I Dony Pateh dan Waket II Musa Tibotay / Foto : Ist

Koreri.com, Burmeso – Dua unsur pimpinan DPRK Mamberamo Raya yakni Wakil Ketua I Dony Pateh (PERINDO) dan Wakil Ketua II Musa Tibotay (PAN) resmi dilantik Ketua Pengadilan Negeri Jayapura.

Sementara pelantikan Ketua DPRK Mamberamo Raya Elias Basutey, S.Pd malah mengalami penundaan meski usulannya telah diajukan Pemerintah setempat ke Gubernur Papua yang kemudian menindaklanjuti dengan menerbitkan Surat Keputusan (SK).

Hal itu lantaran belum turunnya (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar terkait penetapan Ketua DPRK Mamberamo Raya.

Prosesi pelantikan dua Waket definitif DPRK Mamberamo Raya sendiri berlangsung di Burmeso, Jumat (25/7/2025).

Bupati Roby Rumansara dalam sambutannya mengajak seluruh anggota Dewan untuk tetap solid dan fokus pada kerja-kerja lembaga demi masyarakat.

“Pelantikan ini walau belum lengkap karena belum ada unsur pimpinan Ketua, namun ini  merupakan langkah maju untuk memperkuat sinergitas antara legislatif dan eksekutif. Saya berharap, dua unsur pimpinan yang telah dilantik dapat langsung bekerja dan menjalankan tugas konstitusional. Dan kami juga berharap SK Ketua DPRK bisa keluar agar struktur DPRK lengkap,” imbuhnya.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, anggota DPRK Mamberamo Raya, serta sejumlah pimpinan OPD. Proses pelantikan berlangsung khidmat dan disaksikan secara langsung oleh jajaran pemerintah daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRK Mamberamo Raya, Dony Pateh, dalam sambutannya menyatakan komitmennya untuk menjaga marwah lembaga DPRK selama 5 tahun kedepan.

“Kami siap bekerja secara maksimal dan kolektif bersama seluruh anggota DPRK untuk mengawal aspirasi rakyat. Tertundanya pelantikan Ketua tidak menghambat semangat kami menjalankan fungsi legislatif. Kami juga menghargai proses politik yang sedang berjalan di internal Partai Golkar. Kami mohon dukungan Doa dari seluruh masyarakat dari air menetes sampai ombak pecah, dari Nadofuai sampai Yoke agar kami Pimpinan DPRK dapat bekerja sesuai dengan fungsi yang ada pada kami dewan demi kesejahteraan masyarakat,” terang Dony Pateh.

NAP