Dukungan PKN Solid : Kerahkan Pimda dari 4 Provinsi Menangkan BTM-CK

PKN 4 Provinsi Dukung BTM CK

Koreri.com, Jayapura – Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) semakin percaya diri menyongsong Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Papua yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Agustus 2025 mendatang.

Melalui Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) gabungan di Jayapura, Sabtu (26/7/2025), empat Pimpinan Daerah (Pimda) PKN dari Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan sepakat mengerahkan kekuatan penuh untuk memenangkan pasangan Benhur Tomi Mano – Constant Karma (BTM-CK), calon nomor urut 01.

Rakorda ini dihadiri langsung Calon Gubernur Benhur Tomi Mano dan Sekretaris Jenderal Pimpinan Nasional (Pimnas) PKN Sri Mulyono bersama jajaran pimpinan pusat dan daerah partai.

Sekretaris Pimda PKN Papua, Bambang Rettob, menyatakan bahwa PKN kini memiliki tiga kursi legislatif di tingkat provinsi dan telah menempatkan sejumlah kader di DPRD kabupaten/kota.

Ia menyebut PSU sebagai momentum penting bagi PKN untuk mengukir sejarah.

“Langkah berikutnya, kita targetkan PKN punya Gubernur Papua. Dan itu akan terwujud bersama BTM-CK!” tegas Bambang di hadapan peserta Rakorda.

PKN konsisten mendukung BTM sejak Pilkada 2024, meski kini berpasangan dengan tokoh senior Constant Karma menggantikan Yermias Bisai. Dukungan itu, menurut para kader, tak berubah karena dinilai sebagai pasangan yang mengerti birokrasi dan dekat dengan rakyat.

Ketua Pimda PKN Papua, Constant Oktemka, menilai koalisi bersama PDIP menjadi kekuatan strategis. Ia pun menyebut Papua sebagai titik awal kebangkitan PKN secara nasional.

PKN 4 Provinsi Dukung BTM CK2“BTM adalah putra terbaik Papua. Kita mulai dari Papua, dan akan menembus Indonesia. Mau besar, harus bersama yang hebat,” ujar Constant disambut tepuk tangan.

PKN: BTM-CK Seperti Pandawa di Tengah Kepungan Kurawa

Sekjen PKN Sri Mulyono memotivasi seluruh kader dan simpatisan untuk menjaga kekompakan dan mengawal suara hingga ke tingkat TPS. Ia mengingatkan bahwa pasangan BTM-CK hanya didukung dua partai, PKN dan PDIP, sementara lawan mereka berasal dari koalisi besar belasan partai.

“Kita hanya dua partai, tapi kita solid. Seperti Pandawa yang menang melawan ratusan musuh. PSU nanti bukan sekadar pemilu ulang, tapi pertarungan moral untuk masa depan Papua,” tegasnya.

Menurutnya, Papua membutuhkan pemimpin yang visioner dan berpihak pada rakyat, terutama untuk menjamin pendidikan dan kesehatan generasi muda.

“Papua harus dipimpin oleh yang peduli. Pendidikan, kesehatan, dan masa depan anak-anak kita bergantung pada siapa gubernurnya,” kata Sri Mulyono.

Rakorda menyepakati bahwa seluruh mesin partai, baik struktural maupun anggota legislatif terpilih dari empat provinsi, akan dikerahkan secara total untuk memenangkan BTM-CK.

“Papua adalah tempat matahari terbit. Dan dari sinilah kebangkitan PKN dimulai,” tutup Constant Oktemka.

TIM