Koreri.com, Burmeso – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mamberamo Raya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Perangkat Daerah Bidang Infrastruktur dan Ekonomi, Senin (25/8/2025).
Kegiatan yang berlangsung di aula Bappeda di Burmeso ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Drs. Yusuf Mayabubun mewakili Bupati Mamberamo Raya.
Rakor tersebut dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, para kepala bidang, serta perwakilan perangkat daerah terkait yang membidangi pembangunan infrastruktur dan ekonomi.
Bupati Mamberamo Raya yang diwakili oleh Asisten I Yusuf Mayabubun menegaskan bahwa pembangunan di sektor infrastruktur dan ekonomi menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam mendorong percepatan kemajuan daerah.
“Perencanaan yang baik yang dilakukan oleh OPD adalah kunci keberhasilan pembangunan. Infrastruktur jalan, jembatan, transportasi, serta sektor ekonomi kerakyatan seperti perdagangan, perikanan, dan UMKM harus mendapat perhatian serius agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mamberamo Raya,” ungkapnya.
Untuk itu, Bupati menekankan dokumen perencanaan pembangunan yang disusun oleh OPD harus Renstra dan Renja berdasarkan Visi dan Misi bupati periode 2024 – 2029 mendatang dan bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi pedoman utama perangkat daerah dalam bekerja.
Oleh karena itu, penyusunannya harus dilakukan secara matang, terarah, serta melibatkan partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan.
Sementara itu, Kepala Bidang Infrastruktur Kewilayahan Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bapeda Mamberamo Raya Nelius Awaki dalam laporannya menjelaskan bahwa rakor asistensi merupakan tindak lanjut dari hasil RPJMD harus membreakdown semua program dan kegiatan yang menjadi sasaran prioritas pembangunan daerah baik Astacita Presiden, RPJMN, RPJMD Provinsi dan Kabupaten yang telah dilalui pada tahapan Musrembang.
Menurutnya pertemuan ini merupakan tahapan penting untuk menyelaraskan program prioritas daerah, sekaligus menjawab tantangan pembangunan yang dihadapi.
“Melalui forum ini, kita harapkan adanya sinkronisasi lintas sektor OPD, sehingga setiap program yang diusulkan tidak tumpang tindih, tetapi saling menguatkan dalam roh RPJMD. Fokus utama kita ditahun 2026 nanti adalah bagaimana pembangunan infrastruktur dapat membuka keterisolasian, dan sektor ekonomi sesuai Visi dan Misi Bupati sesuai hasil RPJMD yang sudah di sepakati bersama untuk kemajuan dan kesejahteraan negri ini,” ungkap Nelius.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar-OPD dalam mendukung visi dan misi sesuai hasil yang sudah tertuang dalam RPJMD Kabupaten Mamberamo Raya sehingga potrer pembangunan dapat terarah.
“Dokumen perencanaan ini akan menjadi acuan kita dalam penyusunan RKPD maupun Renstra ditahun 2026 nanti. Karena itu, setiap perangkat daerah harus menyusun perencanaan secara realistis, sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran sesuai hasil RPJMD,” tambah Bupati.
Rakor yang digelar sehari penuh ini diisi dengan pemaparan dari masing-masing OPD, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, serta dinas teknis lainnya. Setiap OPD mempresentasikan program kerja, kebutuhan anggaran, serta target capaian yang diharapkan dapat mendukung pembangunan daerah.
Dengan terselenggaranya Rakor ini, Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya dibawah kepemimpinan Robby Rumansara – Kevin Totouw berharap pembangunan dapat lebih terarah, fokus pada kebutuhan masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk membangun Mamberamo Raya secara bertahap, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Mari kita satukan langkah, karena hanya dengan kebersamaan, kita mampu mewujudkan Mamberamo Raya yang maju dan sejahtera,” pungkasnya.
NAP
