Koreri.com, Sorong – Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Sorong menggelar Pelatihan Manajemen Bencana bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan jurusan Keperawatan di halaman kampus setempat, Kamis (8/10/2025).
Pelatihan berlangsung selama dua hari, 7 – 8 Oktober 2025 dan hari ini selain materi juga dilakukan simulasi bencana yang melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong dan Badan SAR Nasional setempat.

“Jadi harapannya agar mahasiswa akan terpapar dengan sistem manajemen bencana yang bertujuan jika nanti mereka ini berada di lapangan maka mereka akan bergabung dengan tim atau sebagai tenaga relawan,” harapnya.

Dijelaskan Momot, pelatihan ini dikhususkan bagi tenaga pengajar, juga tenaga kesehatan dari puskesmas hingga rumah sakit serta mahasiswa dari jurusan keperawatan, kebidanan dan gizi berjumlah 130 orang.
Kepala BPBD Kota Sorong Herlin Sasabone mengapresiasi pelatihan manajemen bencana perdana yang dilakukan atas kerjasama Poltekkes Kemenkes, BPBD dan Basarnas yang dapat dijadikan pilot project bagi kampus atau institusi lainnya.

“Harapan kami dengan adanya pelatihan seperti ini, peserta mendapatkan pengetahuan dan meningkatkan pemahaman tentang pengenalan resiko dengan mitigasi guna meminimalisir bencana yang terjadi,” harap Herlin.

“Jadi melalui kegiatan ini, kita dapat memberikan pemahaman, pengetahuan dan melatih kemampuan bagaimana peserta dalam menghadapi bencana sehingga peserta dapat memahami cara-cara mitigasi bencana,” tukasnya.
Para peserta setelah mendapatkan materi dilanjutkan dengan mengikuti simulasi penanganan bencana gempa bumi dan kebakaran.
ZAN
























