Bupati Mimika Tinjau Kesiapan Pabrik Pengolahan Minyak Sawit PT Karya Bela Vita

Bupati JR Pabrik Kelapa Sawit Mimika
Bupati Johannes Rettob, didampingi Manager PT. Karya Bela Vita, Hartato Mil, saat tinjau pabrik pengelola minyak kelapa sawit di jalan trans Mimika - Wagete, Papua Tengah, Kamis (30/10/2025) / Foto: EHO

Koreri.com, Timika – Bupati Mimika Johannes Rettob meninjau langsung Pabrik Pengolahan Minyak Kelapa Sawit milik PT Karya Bela Vita di Jalan Trans Mimika–Wagete, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (30/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Rettob memantau kesiapan sarana produksi sekaligus menerima laporan perkembangan dari pihak manajemen perusahaan jelang peresmian.

“Dari keterangan yang saya terima, luas lahan siap panen sudah mencapai sekitar 7.800 hektare, sementara 2.000 hektare lainnya masih dalam tahap persiapan,” ujar Bupati Rettob.

Sementara itu, Manager Pabrik PT Karya Bela Vita, Hartato Mil, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini masih berada pada tahap uji coba mesin dengan kapasitas 150 ton per hari.

“Kami masih tahap ujicoba. Belum bisa dipastikan tanggal operasional penuh, namun secara bertahap kapasitas akan terus ditingkatkan,” katanya.

Hartato menambahkan, bila pabrik telah beroperasi penuh sesuai kapasitas mesin, hasil produksi dapat mencapai 36 ribu ton minyak per jam.

“Buah kelapa sawit yang dipanen tidak bisa disimpan lama, harus segera diproses. Karena itu, ujicoba akan berlangsung sekitar empat hingga lima bulan sebelum pabrik beroperasi penuh,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Humas PT Karya Bela Vita, Estron Janampa, S.Sos, mengungkapkan bahwa saat ini perusahaan mempekerjakan sekitar 800 tenaga kerja di berbagai bidang, mulai dari perawatan, penyemprotan, pemupukan, hingga staf harian dan permanen.

“Sekarang kami baru memasuki tahap uji coba selama satu bulan. Jika tidak ada kendala, paling cepat lima bulan ke depan pabrik sudah bisa beroperasi penuh. Di tahap operasional nanti dibutuhkan tambahan 30–40 tenaga kerja,” ujar Estron.

Ia juga memastikan bahwa seluruh proses perizinan telah dilengkapi dan dilaporkan ke instansi terkait, serta peresmian pabrik akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika.

Dengan beroperasinya pabrik ini, diharapkan sektor perkebunan kelapa sawit di Mimika dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat dan memperluas lapangan kerja lokal.

TIM

Exit mobile version