Respon Pernyataan Origenes Nauw, Ini Penegasan Forum Deklarator Pemekaran PBD

IMG 20251123 WA0003

Koreri.com, Sorong – Polemik di lingkaran Tim Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya (PBD) kembali mengemuka ke publik menyusul adanya pernyataan yang dilontarkan oknum mantan ketua tim pemenangan Elisa Kambu – Ahmad Nausarau, Origenes Nauw.

Origenes Nauw diketahui saat itu menanggapi penyataan Tokoh Pemuda Sorong Poli Way yang mendesak Gubernur Elisa Kambu untuk segera mengakui peran tiga tim pemekaran Provinsi PBD, di salah satu hotel di Kota Sorong, Rabu (19/11/2025) lalu.

Origenes dimomen tersebut menyinggung soal APBD, pelantikan pejabat hingga masalah pembagian paket pekerjaan.

Respon tegas pun datang dari Forum Deklarator Sorong Raya Provinsi PBD yang menilai bahwa pernyataan yang disampaikan Origenes Nauw sesungguhnya adalah mewakili pendapat pribadi yang bersangkutan.

Ketua Tim Forum Deklarator Sorong Raya PBD Bernard Jitmau langsung menyampaikan klarifikasi atas sejumlah pernyataan yang berkembang di ruang publik terkait proses perjuangan pembentukan provinsi baru tersebut, Sabtu (22/11/2025).

Bernard didampingi Wakil Sekretaris I Muhammad Zulkifli dan Anggota Forum Deklarator Sorong Raya PBD.

“Kami Forum Deklarator Sorong Raya Provinsi Papua Barat Daya dengan ini ingin menyatakan bahwa pernyataan Origenes Nauw selaku Ketua Tim Pemenangan bapak Elisa Kambu dan Ahmad Nausrau sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat Daya pada Rabu 19 november 2025 di salah satu hotel di Kota Sorong adalah bentuk dari analisa pemikiran intelektual secara pribadi, sama sekali tidak mengatasnamakan Forum Pemekaran,” tegasnya kepada awak media.

Untuk itu, sambung Bernard, bahwa klarifikasi yang disampaikan oleh eks ketua tim sukses Origenes Nauw adalah jelas-jelas salah sasaran.

“Kalau mau melakukan klarifikasi cukup disampaikan kepada seorang Poli Way, bukan kepada kami Forum Deklarator sebab kami sama sekali tidak tahu permasalahan yang disampaikan,” sambungnya.

Lanjut Bernard Jitmau, bahwa Forum Deklarator Sorong Raya Provinsi PBD merasa perlu menyampaikan kepada masyarakat sekaligus mengklarifikasi pernyataan Origenes Nauw.

“Bahwa kami sama sekali tidak mengintervensi bapak Gubernur terkait pelantikan pejabat eselon II, III dan IV, juga penggunaan anggaran maupun pembagian paket pekerjaan. Itu semua menjadi kewenangan dan hak prerogatif bapak Gubernur karena itu diatur dalam Undang-undang,” jelasnya seraya meluruskan klaim Origenes Nauw.

Pihaknya hanya mengusulkan agar Gubernur Elisa Kambu lebih arif dan bijaksana dalam memperhatikan hak-hak Forum Deklarator yang memiliki kontribusi melahirkan provinsi ke 38 di Indonesia ini.

Hal senada juga disampaikan Muh Zulkifli selaku Wakil Sekretaris I Forum Deklarator Sorong Raya PBD.

“Saya juga ingin mengklarifikasi atas nama Forum Deklarator bahwa apa yang disampaikan Poly Way itu sah-sah saja karena setiap orang berbadan hukum atau setiap orang memiliki hak untuk melakukan fungsi kontrol terhadap Pemerintah ketika ada hal-hal yang dianggap keliru atau kebijakan yang tidak menjawab aspirasi masyarakat banyak,” terangnya.

Zulkifli lantas menyoroti pernyataan Origenes Nauw yang kemudian menyinggung Forum Deklarator.

“Menurut saya bahwa klarifikasi yang dilakukan oleh Bapak Origenes Nauw ini sudah salah kaprah. Karena beliau seharusnya mengklarifikasi Poli Way saja. Sebagai fungsi kontrol. maka klarifikasinya harus kepada saudara Poli Way. Bukan malah membawa-bawa dan kemudian men-judge bahwa forum Ini ikut mengintervensi Gubernur Papua Barat Daya,” herannya.

Karena itu, Zulkifli merasa perlu enegaskan kepada masyarakat atau publik terkait beberapa hal soal keberadaan Forum Deklarator Sorong Raya PBD.

“Bahwa kami tidak pernah melakukan intervensi kepada Gubernur Papua Barat Daya terkait soal penggunaan anggaran maupun penyusunan atau pelantikan pejabat eselon. Ini sama sekali tidak benar! Maka saya minta masyarakat jangan sampai kemudian terprovokasi oleh bahasa yang disampaikan oleh saudara Origenes Nauw,” cetusnya.

Yang kedua, lanjut Zulkifli, bahwa apa yang disampaikan Origenes Nauw dalam narasi politiknya saat meng-counter saudara Poly Way yang mengklaim bahwa pemekaran provinsi ini milik semua orang, diperjuangkan oleh semua orang, Jangan salah ! Provinsi ini memang betul dilahirkan untuk semua orang di wilayah Provinsi Papua Barat Daya tapi yang memperjuangkan provinsi ini, itu hanya sekelompok orang dan ada dasar hukumnya,” tegasnya.

Dasar hukum itulah yang kemudian mendasari perjuangan Forum Dekrator hingga lahirnya Provinsi PBD ini.

“Jadi tidak diperjuangkan oleh semua orang. Beliau membuat beberapa ilustrasi seperti para pemain bola, ilustrasi bakar udang, bakar kepiting, semua ilustrasi yang kemudian menurut saya sama sekali tidak relevan dengan perjuangan provinsi ini,” imbuhnya.

Zulkifli menekankan pula bahwa Provinsi PBD ini ada tidak jatuh begitu saja dari langit tetapi ada yang berjuang untuk itu.

“Maka kami kemarin itu mengusulkan kepada Gubernur Papua Barat Daya agar tolong supaya hak-hak kami itu diakomotir. Dan kami sampaikan itu sebatas hanya mengusulkan bukan Gubernur harus mengikuti apa yang kami sampaikan. Saya tegaskan sekali lagi, bahwa kami hanya mengusulkan,” tekannya.

Jadi, Zulkifli sekali lagi menegaskan bahwa bahasa klarifikasi Origenes Nauw itu adalah sebuah penyampaian yang keliru dan terkesan sengaja membangun opini di kalangan masyarakat.

“Kalau saya mau sampaikan bahwa ini adalah sebuah proses pembohongan publik dan ini adalah proses pembusukan kami Tim Forum Deklarator di masyarakat,” pungkasnya.

ZAN

Exit mobile version