Koreri.com, Merauke – Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari PT PLN (Persero) UP2K Papua Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Kali ini, SD YPPK Teri yang terletak di Desa Teri, Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke menjadi penerima manfaat terbaru dari inisiatif mulia ini.
Bantuan TJSL yang bertepatan dengan momen Hari Guru Nasional (HGN) 2025 ini menghadirkan serangkaian dukungan komprehensif.
PLN menyediakan inovasi SuperSUN sebagai sumber listrik mandiri yang stabil, layanan internet berbasis Starlink untuk membuka akses informasi global, serta perlengkapan belajar esensial seperti buku tulis dan buku gambar.
Kehadiran listrik dari SuperSUN memberikan dampak transformatif bagi kegiatan belajar mengajar di SD YPPK Teri. Dengan pasokan energi yang stabil, sekolah kini dapat memanfaatkan berbagai perangkat elektronik pendidikan, termasuk proyektor, laptop, dan tablet, yang sebelumnya sulit dioperasikan.
Selain itu, ketersediaan internet Starlink mempermudah kinerja guru secara signifikan. Akses informasi global yang terbuka memungkinkan guru untuk mencari referensi terbaru, mengakses materi pembelajaran digital, dan menyiapkan bahan ajar multimedia dengan lebih cepat dan efektif.
Salah satu guru di SD YPPK Teri, Ibu Christin Sirken, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam. Ia berharap program bantuan ini dapat terus berlanjut dan menyentuh sekolah-sekolah lain di pedalaman Papua guna meningkatkan mutu pendidikan di wilayah tersebut.
“Terima kasih PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, UP2K Papua Selatan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. Terima kasih sudah memberikan kami Bantuan Peningkatan Sarana Pendidikan kepada kami SD YPPK Teri. Di mana program ini sangat bermanfaat sekali untuk kami dalam meningkatkan proses belajar dan mengajar. Program ini dapat meningkatkan mutu pendidikan di pedalaman Papua. Saya berharap semoga program ini terus berjalan dan bisa tepat sasaran kepada sekolah-sekolah yang sangat membutuhkan, terutama untuk sekolah-sekolah di pedalaman Papua,” ujar Christin.
Pada kesempatan yang berbeda, General Manager Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar menyampaikan semoga bantuan yang diberikan PLN dapat menumbuhkan semangat belajar bagi anak – anak di wilayah 3T.
“Program TJSL di SD YPPK Teri ini adalah wujud komitmen nyata PLN untuk tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga menerangi masa depan anak bangsa, terutama di wilayah 3T. Inovasi SuperSUN dan akses internet Starlink bukan sekadar bantuan, melainkan investasi strategis dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Papua. Kami berharap, dukungan sarana digital ini dapat menumbuhkan semangat belajar, membuka cakrawala pengetahuan global, dan memastikan bahwa tidak ada lagi anak Indonesia yang tertinggal dalam mengakses pendidikan berkualitas,” pungkas Diksi.
Perubahan ini menjadikan proses pembelajaran lebih interaktif, menarik, dan mudah dipahami oleh siswa. Para murid dilaporkan sangat antusias saat mencoba alat bantu belajar digital, menonton materi edukasi melalui proyektor, serta merasakan pengalaman belajar menggunakan perangkat yang serba baru.
“Terima kasih PLN! Tong (kita) sekarang bisa belajar pakai laptop dan lihat gambar pelajaran di layar. Belajarnya jadi lebih seru dan mudah dimengerti, terima kasih pln!” ungkap salah satu murid SD YPPK Teri dengan penuh semangat.
Program TJSL ini tidak hanya menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga membawa harapan baru.
Melalui dukungan berkelanjutan ini, PLN berharap dapat terus menerangi dan memberdayakan masyarakat terpencil, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda di wilayah 3T untuk meraih masa depan yang lebih cerah.
RLS















