Koreri.com, Jayapura – Menjelang perayaan Natal tahun ini, kebahagiaan menyelimuti warga Kampung Moso, Distrik Muara Tami, Jayapura.
PT PLN (Persero) memberikan “Kado Natal” istimewa berupa penyambungan listrik gratis kepada 45 rumah tangga prasejahtera yang bermukim tepat di beranda negeri, perbatasan Republik Indonesia dan Papua Nugini (RI-PNG).
Program penyalaan bantuan listrik ini merupakan wujud nyata kepedulian insan PLN untuk menghadirkan terang hingga ke pelosok negeri, khususnya di kawasan Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Bantuan ini memastikan warga yang sebelumnya hidup dalam keterbatasan penerangan kini dapat menikmati akses listrik yang andal dan aman.
Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru, memberikan apresiasi tinggi atas langkah proaktif PLN. Ia menilai bantuan ini sangat tepat sasaran dan membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan.
“Program ini sangat menyentuh hati. Terima kasih kepada PLN dan seluruh pegawai yang telah berinisiatif membantu masyarakat kami di perbatasan. Kini anak-anak bisa belajar di malam hari dan aktivitas warga jadi lebih mudah,” pungkasnya.

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Jayapura, Marthen Henderson, menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar program korporasi, melainkan aksi solidaritas dari para pegawai dalam upaya mewujudkan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk di kawasan Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).
“Listrik adalah kebutuhan dasar. Melalui donasi sukarela pegawai PLN, kami ingin berbagi kasih dan sukacita Natal. Kami ingin semua masyarakat Papua merasakan manfaat listrik. Ini bukan sekadar program, tapi bukti nyata komitmen PLN dalam menerangi negeri hingga pelosok,” ujar Marthen.
Mekanisme pendanaan program ini sepenuhnya berasal dari kantong pribadi pegawai PLN yang tergerak hatinya melalui program Light Up The Dream. Hal ini membuktikan bahwa PLN tidak hanya hadir sebagai operator kelistrikan negara, tetapi juga sebagai entitas yang memiliki jiwa sosial tinggi terhadap lingkungan sekitarnya.
Dengan masuknya listrik ke Kampung Moso, diharapkan roda perekonomian warga dapat berputar lebih cepat dan kualitas hidup masyarakat di etalase timur Indonesia ini semakin meningkat seiring dengan terangnya lampu-lampu yang menyala di rumah mereka.
RLS






























