Koreri.com, Sorong – Wali Kota Septinus Lobat, S.H., MPA. resmi melantik dan mengukuhkan Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) tingkat distrik dan kelurahan se-Kota Sorong periode jabatan 2025-2029 di Hotel Rylich Panorama, Selasa (9/12/2025).
Pengukuhan 51 Bunda PAUD yang terdiri dari 10 Bunda PAUD tingkat Distrik dan 41 Bunda PAUD tingkat kelurahan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Sorong dalam memperkuat fondasi pendidikan bagi anak usia dini.
Hal itu juga sejalan dengan komitmen nasional untuk menyediakan layanan PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) yang berkualitas.
Wali Kota menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan momen penting dalam pengembangan sumber daya manusia yang diawali dengan pendidikan bagi anak usia dini untuk mempersiapkan generasi masa depan bangsa.
“Kita harus betul-betul mempersiapkan akses, infrastruktur juga pendidikan sejak awal bagi generasi Papua, generasi emas Indonesia, tetapi juga generasi Papua yang memerlukan peranan penting dan aktif para Bunda PAUD, Distrik, dan Kelurahan dalam memberikan pendidikan dan gizi yang baik bagi anak-anak usia dini,” tegasnya.
Wali Kota Lobat berharap Bunda PAUD dapat berkoordinasi dan berkolaborasi dengan para orang tua untuk meletakkan dasar bagi generasi emas 2045 di Papua.
“Pemimpin yang sukses adalah pemimpin yang menyiapkan masa depan bagi generasi ini. Kalau bukan kita yang menyiapkan, siapa lagi yang menyiapkan generasi emas Papua,” tukasnya.
Ketua Bunda PAUD Kota Sorong Ny. Jemima E. Lobat, menyampaikan bahwa periode perkembangan anak usia dini adalah penentu perkembangan seseorang di usia dewasa menjadi salah satu target prioritas pendidikan yang berkualitas.
“Karena investasi di sektor PAUD merupakan faktor penting sebagai daya saing bangsa di era globalisasi,” cetusnya.
Untuk itu Pemerintah telah memberikan jaminan bagi tumbuh kembang anak sejak lahir hingga usia 6 tahun melalui berbagai UU dan Peraturan Pemerintah agar anak usia dini siap untuk memasuki pendidikan usia lanjut.
Bunda PAUD merupakan kedudukan sukarela yang berlandaskan cinta dan kasih sayang yang menjadi lokomotif untuk mendorong segenap elemen masyarakat.
“Bunda PAUD berfungsi sebagai mitra utama, tokoh sentral, dan figur ibu dalam Gerakan Nasional PAUD HI berkualitas diantaranya sebagai pemberi saran, masukan dan rekomendasi ke pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan pendidikan dan mutu tenaga kependidikan PAUD,” pungkasnya.
Jemima mengimbau agar seluruh bunda PAUD di wilayah kerjanya dapat bekerja sama untuk dapat membangun komunikasi dan berkoordinasi dalam mengembangkan pelayanan PAUD.
Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), Dinas Pendidikan, Dinas Perdagangan, serta seluruh Kepala Distrik dan Lurah se-Kota Sorong.
ZAN
