15 Januari, Keluarga Besar GMKI se-Sorong Raya Gelar Natal Perdana: Satukan Semua Elemen

GMKI se sorong raya Natal perdana

Koreri.com, Sorong – Keluarga besar Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) se-Sorong Raya akan menggelar perayaan Natal memperingati kelahiran Juru Selamat 25 Desember 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026.

Perayaan yang digelar salah satu anggota organisasi Cipayung (GMKI) ini akan berlangsung di gedung Gereja Kristen Injili (GKI) Jemaat Maranatha Sorong, Kamis (15/1/2026) mendatang.

Ketua Panitia kegiatan, Senior GMKI Syane Kambu, S.Pd menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan menjelang acara telah dipersiapkan dengan baik, melalui komunikasi dan koordinasi bersama pihak gereja, perguruan tinggi, serta berbagai komunitas lainnya.

“Kami juga telah mengundang seluruh pihak terkait untuk hadir dalam Perayaan Natal dan Lepas Sambut Senior GMKI tahun 2025-2026 yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2026 di Gedung Gereja GKI Maranata, Kota Sorong,” kata Syane Kambu kepada Koreri.com di Sorong, Senin (12/1/2026).

Dikatakan Syane, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, yang telah datang ke dunia untuk membawa keselamatan serta jaminan kehidupan kekal bagi seluruh umat Kristiani.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi pengurus cabang GMKI Sorong Raya untuk membangun komunikasi yang baik, mempererat kebersamaan, serta meneguhkan nilai-nilai universal dan kerohanian dalam semangat pelayanan, khususnya di dalam organisasi GMKI.

“Karena bagi kami, GMKI adalah wadah perjuangan dan pengabdian, sebagaimana motto kami:Ut Omnes Unum Sint,” sebutnya.

Sementara itu Koordinator Wilayah 12 GMKI Tanah Papua Aca Chelatania Brin menghimbau kepada seluruh BPC yang ada di Papua Barat Daya yakni GMKI Sorong, GMKI Malamoi, GMKI Raja Ampat, dan GMKI Sorong Selatan, untuk bersama-sama membangun semangat kebersamaan dan kerja sama.

Sebagai pengurus pusat Aca mengajak seluruh pengurus dan kader GMKI untuk bersinergi bersama panitia serta pengurus cabang perkumpulan senior (PCPS) menyukseskan kegiatan Natal Senior dan Lepas Sambut dimaksud.

“Tentunya, GMKI harus menjadi organisasi yang berdampak, solid, dan dirasakan manfaatnya hingga ke pelosok-pelosok, terutama dalam kontribusinya kembali kepada gereja. Gereja harus bersatu sebagai fondasi utama dalam membangun spiritualitas kader,” ujarnya.

Secara khusus, Korwil 12 GMKI menekankan kepada PCPS yang baru dilantik pada 13 September 2025 lalu, agar tetap solid, menjaga kekompakan, dan mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat Sorong Raya ke depan.

 

PCPS diharapkan menjadi embrio pembentukan cabang-cabang baru, seperti PCPS GMKI Malamoi, Raja Ampat dan Sorong Selatan mensukseskan Natal dan lepas sambut nanti.

“Harapan saya sebagai Koordinator Wilayah 12, khususnya kepada para kader GMKI di Papua Barat Daya yang saat ini memiliki empat cabang agar benar-benar memanfaatkan wadah GMKI ini sebagai ruang untuk membangun dan membentuk diri,” sahutnya.

Sedangkan Ketua Pengurus Cabang Perkumpulan Senior Sorong Elimas Bosawer mengatakan, berkaitan dengan persiapan Natal yang dirangkaikan dengan lepas sambut 2025-2026, akan melibatkan GMKI serta seluruh komponen masyarakat, khususnya tokoh-tokoh agama, gereja, dan juga kelompok-kelompok seniman.

“Semua akan kami libatkan dalam rangkaian kegiatan Natal tersebut, tujuan utama dari Natal atau Stepah Sambut Natal ini adalah menyatukan seluruh komponen masyarakat, termasuk dengan masuk dan berkolaborasi bersama gereja-gereja,” ucapnya.

Sesuai dengan motto GMKI menyatukan semua orang, khususnya di internal umat Kristen, karena itu, PCPS ingin berperan sebagai jembatan atau penghubung untuk mempersatukan seluruh elemen kekristenan, baik lembaga keagamaan, denominasi gereja yang berbeda-beda, maupun perguruan tinggi.

“Tujuan kami satu dan jelas bagaimana orang Kristen dapat bersatu dalam iman,” tukasnya.

KENN

Exit mobile version