Gelar Rakerwil, ICMI PBD Selaraskan Program Pemerintah Bangun Daerah

IMG 20260120 WA0018

Koreri.com, Sorong – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Papua Barat Daya (PBD) menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sebagai langkah awal menyusun program strategis organisasi yang selaras dengan kebijakan Pemerintah Daerah.

Ketua ICMI Orwil PBD Rahman mengatakan, Rakerwil menjadi forum penting untuk menghimpun masukan dari seluruh bidang guna merumuskan program kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Rapat kerja ini baru kita mulai hari ini. Kita berharap ada masukan dari masing-masing bidang, namun arahnya sudah jelas, yaitu mendukung program dan kebijakan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya,” ujarnya kepada awak media di Kota Sorong, Selasa (20/1/2026).

Rahman menyebutkan, ICMI berkomitmen menjalankan prinsip di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung, dengan memfokuskan program pada peningkatan ekonomi masyarakat, penguatan sumber daya manusia (SDM), serta kepedulian terhadap lingkungan.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa ICMI akan merancang program yang tidak banyak jumlahnya, namun menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, dan program yang tengah disiapkan adalah dukungan terhadap ketahanan pangan melalui gerakan menanam cabai di lingkungan sekolah.

“Kami ingin menginisiasi gerakan satu siswa satu pohon cabai di sekolah-sekolah se-Papua Barat Daya. Program ini diharapkan dapat membantu menjawab persoalan inflasi, ketahanan pangan, sekaligus isu perubahan iklim,” jelasnya.

Menurut Rahman, meskipun terlihat sederhana, gerakan tersebut diyakini dapat memberikan dampak yang luas apabila dijalankan secara konsisten dan melibatkan banyak pihak.

Selain itu, ICMI PBD juga memberi perhatian khusus pada pengembangan sumber daya manusia, khususnya dalam menjaring bibit-bibit Muslim Papua di wilayah Sorong Raya untuk didorong dan dibina melalui jalur pendidikan.

“Ini menjadi atensi kami, bagaimana ICMI bisa ikut mengorbitkan generasi muda Papua, khususnya di bidang pendidikan,” katanya.

Rahman menegaskan, kehadiran ICMI dan ISMI di PBD diarahkan sebagai mitra strategis pemerintah, yang berperan sebagai pemberi solusi atas berbagai persoalan pembangunan.

“Kami ingin ICMI hadir sebagai penjawab masalah, bukan bagian dari masalah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rahman menekankan bahwa arah perjuangan ICMI ke depan tetap berpegang pada amanat pendirinya, B.J. Habibie, yakni meningkatkan iman dan takwa, sekaligus melahirkan generasi yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Ilmu dan amal harus berjalan beriringan agar tidak disalahgunakan. Semua ini bermuara pada nilai rahmatan lil’alamin, bukan hanya untuk kesejahteraan manusia, tetapi juga bagi kelestarian alam,” pungkasnya.

KENN

Exit mobile version