Begini Pesan Penting Wagub Nausrau ke Pengurus HIPMI PBD 2026-2029

Wagub PBD HIPMI 2026 2029
Wakil Gubernur PBD Ahmad Nausrau / Foto : Suzan

Koreri.com, Sorong – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya (PBD) menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan Ketua dan Pengurus Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) setempat periode 2026–2029.

Hal tesebut disampaikan sesaat setelah Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HIPMI Akbar Himawan Buchori melantik Rob Rafael Kardinal sebagai ketua dan mengukuhkan pengurus BPD HIPMI PBD yang dihadiri jajaran pemerintah daerah, unsur organisasi, serta para pelaku usaha di Rylich Panorama Hotel Sorong, Sabtu (7/2/2026),

Wakil Gubernur Ahmad Nausrau, dalam sambutannya berharap amanah yang diberikan DPP HIPMI dapat diemban dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh kepengurusan yang baru.

“Kiranya amanah yang telah diterima dapat dijalankan secara bertanggung jawab demi kemajuan organisasi dan pembangunan daerah,” ujarnya.

Wagub Nausrau menegaskan, kehadiran HIPMI PBD diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian daerah.

Menurutnya, kemajuan dan perkembangan suatu daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh elemen, termasuk para pengusaha muda.

“HIPMI Papua Barat Daya diharapkan dapat mengambil peran yang optimal dan strategis untuk bersama-sama memajukan provinsi ini,” tambah Wagub.

Mengangkat tema Sinergi dan Kolaborasi Pengusaha Muda akselerasi pembangunan inklusif, Ahmad menilai tema tersebut sangat relevan dengan kondisi PBD saat ini.

Kolaborasi, kata dia, menjadi kunci utama untuk mempercepat pembangunan daerah melalui semangat gotong royong antara pemerintah, akademisi, pemangku kepentingan, dan dunia usaha.

“Kolaborasi adalah kunci percepatan pembangunan Papua Barat Daya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” pesan pentingnya.

Lebih lanjut, Ahmad Nasrau menekankan peran strategis pengusaha muda sebagai agen perubahan.

Pengusaha muda tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga berperan sebagai pencipta lapangan kerja, inovator, serta mitra strategis pemerintah dalam mendorong investasi dan menggerakkan sektor-sektor unggulan daerah.

PBD sendiri, lanjutnya, memiliki potensi besar di berbagai sektor, seperti perikanan, pariwisata, pertambangan, pertanian, dan ekonomi kreatif.

Namun, potensi tersebut tidak akan berkembang secara optimal tanpa keberanian, kreativitas, dan daya saing para pengusaha muda.

“Oleh karena itu, saya berharap HIPMI dapat menjadi wadah kaderisasi pengusaha yang tangguh, profesional, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat asli Papua,” ujarnya.

Pemprov PBD, kata Ahmad Nausrau, berkomitmen untuk terus menciptakan iklim investasi yang kondusif, memperbaiki regulasi, serta membuka ruang dialog dan kemitraan dengan dunia usaha.

“Kami percaya sinergi yang baik antara pemerintah dan HIPMI akan melahirkan kebijakan yang tepat sasaran dan berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.

Diakhir sambutannya, Wagub juga mengajak HIPMI PBD untuk aktif mendorong kewirausahaan di kalangan generasi muda, termasuk melahirkan pengusaha-pengusaha Orang Asli Papua (OAP) yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

“Pemberdayaan ekonomi harus menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan keadilan dan pemerataan pembangunan di Papua Barat Daya,” pungkasnya.

ZAN

Exit mobile version