Pemprov PBD Apresiasi Muscab PKB, Perkuat Konsolidasi dan Arah Kebijakan Partai

Plt Kepala Badan Kesbangpol PBD, George Yapsenang Menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Vega Prime Hotel Sorong, Rabu (8/4/2026)/Foto: Ist
Plt Kepala Badan Kesbangpol PBD, George Yapsenang Menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Vega Prime Hotel Sorong, Rabu (8/4/2026)/Foto: Ist

Koreri.com,.Sorong –Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) mengapresiasi peran strategis Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam memperkuat demokrasi dan pembangunan daerah.

Hal tersebut tercermin dalam sambutan Gubernur PBD yang dibacakan Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kesbangpol) George Yapsenang saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) PKB di Vega Prime Hotel Sorong, Rabu (8/4/2026).

Ditegaskan bahwa Muscab merupakan forum tertinggi partai di tingkat cabang dengan peran strategis.

Plt Kesbangpol mengatakan pemerintah PBD menilai forum ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya, tetapi juga sebagai wadah merumuskan arah kebijakan serta strategi perjuangan partai ke depan.

“Muscab adalah momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, merumuskan arah kebijakan, serta menyiapkan mesin partai yang solid,” ujar George.

Dijelaskan Muscab juga menjadi sarana penyegaran dan restrukturisasi kepengurusan, sekaligus membuka ruang partisipasi kader secara luas.

Dengan demikian, partai diharapkan semakin siap menghadapi dinamika politik dan agenda demokrasi yang terus berkembang.

Selain itu, forum ini dinilai sebagai wadah strategis untuk menyatukan visi dan memperkuat soliditas internal partai.

Hal tersebut penting agar perjuangan partai tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat serta pelayanan kepada rakyat.

Muscab dinilai bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum untuk memperkuat peran partai politik sebagai pilar demokrasi dan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

Dalam sambutan tersebut, pemerintah juga mengajak PKB untuk terus memperkuat perannya sebagai jembatan aspirasi masyarakat, khususnya bagi masyarakat kecil, masyarakat adat, dan kelompok rentan.

Dikatakan Politik yang dibangun harus menghadirkan solusi, menjunjung tinggi etika, serta mengedepankan persatuan dan kepentingan bangsa.

“Muscab ini diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang amanah, visioner, dan mampu menjawab tantangan zaman,” tambahnya.

Di akhir sambutan, George menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Perbedaan pilihan politik diharapkan menjadi kekuatan dalam memperkaya demokrasi, bukan menjadi sumber perpecahan.

“Kedepan, tantangan pembangunan yang semakin kompleks membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, termasuk partai politik,” pungkasnya.

Pemerintah pun membuka ruang seluas-luasnya bagi PKB untuk memberikan kontribusi pemikiran, gagasan, serta kritik konstruktif demi kemajuan Papua Barat Daya.

ZAN

Exit mobile version