Koreri.com, Timika – Sungguh malang nasib seorang pria warga Timika berinisial DP (36).
Ia yang semula tunjuk jago dan menantang warga berantem akhirnya tersungkur cium tanah dalam kondisi bersimbah darah akibat sayatan parang dan jadi pesakitan di RSUD Mimika.
DP .yang diketahui sementara dibawah pengaruh minuman keras alias mabuk berat sebelumnya membuat onar dan menantang orang di Jalan Muria Lorong Airfast, Kelurahan Kwamki Baru, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIT.
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman melalui Kasi Humas, Iptu Hempy Ona melalui keterangan resminya pada Jumat (17/4/2026) membenarkan kejadian tersebut.
Diketahui awalnya pelaku Y.M.K (54) baru keluar dari dalam kamar mandi rumahnya dan melihat D.P sudah berada di halaman rumah.
Korban selalu menantang dan pelaku terus menghindar. Tak berselang lama korban datang kembali dengan membawa sebuah pisau.
Melihat hal tersebut pelaku langsung mencari kayu balok tapi tidak ada sehingga pelaku masuk dalam rumah mengambil parang.
Pada saat berhadapan, tiba-tiba korban mengayunkan pisau ke arah pelaku namun berhasil menghindar. Dan D.P pun menyerang lagi dengan cara mengayunkan pisau ke arah pelaku kemudian ditangkis sehingga mengenai jari tengah tangan kanan sehingga mengeluarkan darah.
Dalam posisi terdesak, pelaku balik menyerang korban dengan cara mengayunkan parang ke arah korban dan mengenai kepala sehingga mengalami luka sayatan yang cukup parah.
Setelah kejadian tersebut korban langsung mundur dan terjatuh.
Selanjutnya, istri pelaku datang untuk menenangkan dan mengajaknya untuk balik ke rumah. Dan kemudian datang beberapa orang tetangga untuk menolong korban untuk dievakuasi ke RSUD Mimika.
Polsek Mimika Baru yang mendapati laporan langsung mendatangi TKP, namun korban sudah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Mimika.
Berdasarkan informasi, korban mengalami luka di bagian kepala dan dalam pengaruh minuman beralkohol dan saat ini sudah dilakukan tindakan medis dan kondisi korban kini sudah stabil.
“Jadi korban diduga dalam pengaruh minuman beralkohol dan sudah sering kali membuat ribut serta menantang tetangganya,” pungkasnya.
TIM
