Koreri.com, Sorong – Ratusan pencari kerja (pencaker) memadati Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Sorong, Rabu (5/8/2026), untuk mengikuti proses rekrutmen tenaga kerja yang difasilitasi Pemerintah daerah bagi kebutuhan karyawan Hypermart.
Sejak pukul 08.00 WIT, para pelamar mulai berdatangan dengan membawa berkas lamaran lengkap.
Hingga menjelang siang sekitar pukul 11.40 WIT, halaman kantor Disnaker tampak penuh sesak oleh antrean pencaker yang terus berdatangan.
Kepala Bidang Pelatihan, Penempatan dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnaker Kota Sorong, Saiful Anam, menegaskan bahwa pihaknya hanya berperan sebagai fasilitator dalam proses rekrutmen tersebut.
“Kami di sini hanya memfasilitasi proses rekrutmen dan menyebarluaskan informasi lowongan kerja kepada masyarakat. Untuk jumlah tenaga kerja yang akan direkrut, sepenuhnya menjadi kewenangan pihak perusahaan,” ujar Saiful.
Saiful mengungkapkan, tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pelamar yang telah mengambil nomor antrean.
“Sejak awal proses, sudah sekitar 400 pelamar yang mengambil nomor antrean,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Forum Pencari Kerja Orang Asli Papua (OAP) Provinsi Papua Barat Daya, Jolvyn Kareth, menyambut baik langkah rekrutmen tersebut, namun menegaskan pentingnya komitmen penyerapan tenaga kerja lokal, khususnya OAP.
Menurut Jolvyn proses rekrutmen ini merupakan bagian dari komitmen sebelumnya, dimana pengelola kawasan reklamasi berjanji akan memprioritaskan tenaga kerja lokal saat pusat perbelanjaan mulai beroperasi.
“Kami hanya meminta satu hal, ketika mal ini dibangun dan beroperasi, harus menyerap tenaga kerja anak-anak OAP. Hari ini PT Matahari Prima Tbk telah memberikan contoh nyata, dan kami mengapresiasinya,” ungkap Jolvyn.
Ia juga menyoroti tingginya jumlah peminat yang tidak sebanding dengan kebutuhan tenaga kerja yang masih terbatas. Dari sekitar 36 posisi yang tersedia, jumlah pelamar bahkan melonjak hingga mendekati seribu orang dalam dua hari terakhir.
“Ke depan, kami berharap pemerintah tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial, tetapi lebih serius dalam menciptakan dan membuka lapangan kerja bagi anak-anak Papua. Kami juga meminta agar setiap pelaku usaha yang masuk ke kawasan reklamasi tetap berkoordinasi dengan Disnaker dan forum kami,” tegasnya.
Forum Pencari Kerja OAP, lanjut Jolvyn, berkomitmen untuk mengawal seluruh tahapan seleksi, mulai dari verifikasi berkas, proses wawancara, hingga pengumuman hasil akhir, guna memastikan transparansi serta porsi penyerapan tenaga kerja lokal.
KENN
