Progres Kesiapan Paskibra PBD Capai 70 Persen, Kaban Kesbangpol Ungkap Ini

George Japsenang Kesbangpol PBD Koreri3
Kepala Badan Kesbangpol PBD Drs. George Japsenang, M.Si / Foto: KENN

Koreri.com, Sorong – Kesiapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Provinsi Papua Barat Daya (PBD) menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terus menunjukkan progres positif.

Hingga saat ini, tingkat kesiapan pasukan telah mencapai sekitar 70 persen.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) PBD Drs. George Japsenang, M.Si mengungkapkan bahwa personel dari Brimob dan Borda telah bergabung untuk memperkuat formasi pasukan pengapit serta pasukan 45.

“Hari ini personel dari Brimob dan Borda sudah bergabung. Mereka bersama para peserta melaksanakan latihan teknis, mulai dari penekanan hingga pengibaran bendera, termasuk manuver di lapangan upacara sebagai persiapan pelaksanaan 17 Agustus,” kata George Japsenang kepada Koreri.com usai mendampingi Gubernur Elisa Kambu di Lapangan Reklamasi, Kota Sorong, Jumat (7/8/2026).

Menurut Kaban Kesbangpol, perkembangan latihan menunjukkan peningkatan signifikan, terutama dalam hal baris-berbaris, ketertiban, serta kekompakan dan disiplin peserta.

“Kalau kita lihat di lapangan, mereka sudah mulai menyatu dengan baik. Rasa kebersamaan dan disiplin terus meningkat, ini menjadi indikator kesiapan yang cukup baik,” tambahnya.

Meski demikian, masih terdapat kendala kecil di lapangan. Salah satu peserta dilaporkan mengalami kelelahan dan saat ini sedang dalam penanganan tim medis untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

“Memang ada satu peserta yang mengalami gangguan kesehatan, kemungkinan karena kelelahan. Saat ini sudah ditangani tim medis dan kami pastikan mendapat perawatan optimal,” jelasnya.

Lebih lanjut, George menekankan pentingnya motivasi dan pembinaan mental bagi para peserta. Ia menyebut, arahan langsung dari Gubernur PBD turut memberikan dorongan semangat bagi para calon Paskibra yang berjumlah 35 orang.

“Bapak Gubernur memberikan motivasi yang sangat kuat. Beliau menegaskan bahwa dari sekian banyak yang mendaftar, merekalah yang terpilih. Karena itu, mereka harus menjaga disiplin, kesehatan, serta mengikuti seluruh proses latihan dengan baik,” tuturnya.

George berharap, melalui proses pembinaan yang intensif, para peserta tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memiliki karakter kuat serta pemahaman yang baik terhadap ideologi kebangsaan.

“Ini bukan sekadar tugas pengibaran bendera, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa,” pungkasnya.

KENN

Exit mobile version