Komisi IV DPR Papua Tinjau Jalan Mosso-Woor, Dorong Akses Strategis Jayapura-Keerom

Komisi IV DPR Papua Tinjau Jalan Mosso Woor
Komisi IV DPR Papua bersama Dinas PUPRPKP Provinsi meninjau pembangunan ruas jalan Mosso-Woor yang menghubungkan wilayah Kota Jayapura dengan Kabupaten Keerom, Jumat (14/8/2026) / Foto : Surya

Koreri.com, Jayapura – Komisi IV DPR Papua bersama Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPRPKP) Provinsi meninjau pembangunan ruas jalan Mosso-Woor yang menghubungkan wilayah Kota Jayapura dengan Kabupaten Keerom, Jumat (14/8/2026).

Kunjungan ini dipimpin Ketua Komisi IV DPRP, Joni Y Betaubun yang di ikuti sejumlah Anggota Komisi IV diantaranya Edward Norman Banua, Jansen Monim, Frangklin Wahey, Albert Meraudje dan Valentina Ibe.

Kepala Dinas PUPRPKP Provinsi Papua, Natirmalus Renyaan, mengatakan ruas Mosso-Woor merupakan jalan provinsi yang memiliki nilai strategis karena membuka akses menuju sejumlah kampung di sepanjang jalur tersebut.

Menurutnya, keberadaan jalan ini tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung distribusi hasil pertanian, perkebunan dan perikanan.

“Ini merupakan ruas strategis yang mendukung sektor transportasi barang dan jasa, khususnya pertanian, perkebunan dan perikanan. Di bagian dalam juga terdapat kawasan kelapa sawit yang masih beroperasi serta sejumlah perkebunan lainnya,” kata Natirmalus.

Ia menjelaskan, ruas Mosso-Woor juga berpotensi menjadi jalur alternatif untuk memperpendek waktu tempuh masyarakat menuju Kota Jayapura, khususnya kawasan Entrop.

“Kalau dari Woor menuju Kota Jayapura melalui jalur yang ada saat ini masih cukup panjang. Dengan adanya ruas ini, waktu tempuh bisa dipangkas sehingga kami berharap jalan ini menjadi salah satu prioritas untuk dilanjutkan ke depan,” ujarnya.

Natirmalus mengungkapkan, pada tahun 2026 pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp4,5 miliar untuk membuka dan mengerjakan lebih dari tiga kilometer ruas jalan tersebut.

Pemerintah Provinsi Papua, kata dia, akan terus mengusulkan keberlanjutan pembangunan ruas Mosso-Woor kepada DPR Papua, khususnya Komisi IV, agar dapat menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur.

“Untuk kelanjutan pembangunan, kami tetap mengusulkan kepada mitra kami di DPR, khususnya Komisi IV, agar ruas ini menjadi salah satu prioritas. Masih ada sekitar 20 kilometer ruas jalan yang belum terbuka,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR Papua, Jansen Monim, menilai pembangunan jalan Mosso-Woor memiliki manfaat besar bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman.

Ia mengatakan, pembukaan akses jalan sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan sektor pertanian dan perkebunan.

“Setelah kami turun langsung, kami melihat jalan ini memang sangat bermanfaat karena masih ada masyarakat yang tinggal di tengah hutan. Karena itu, akses tersebut perlu dibuka melalui program pemerintah, termasuk dukungan dari pemerintah pusat,” kata Jansen.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan harus terus dipertahankan dan dilanjutkan karena berkaitan langsung dengan peningkatan akses ekonomi masyarakat.

“Ini juga mendukung pertanian dan perkebunan. Prinsipnya, kalau melihat kondisi yang sudah ada, pembangunan ini sudah bagus dan perlu dipertahankan apabila dukungan anggaran dari pemerintah tersedia,” ujarnya.

Jansen menambahkan, peninjauan tersebut merupakan bagian dari evaluasi Komisi IV DPR Papua terhadap realisasi program Dinas PUPRPKP Provinsi Papua tahun 2026, termasuk pelaksanaan program sejak Januari hingga Juli 2026.

Komisi IV DPR Papua berharap pembangunan ruas Mosso-Woor dapat terus dilanjutkan secara bertahap hingga seluruh jalur terbuka, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antara Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom.

SAV

Exit mobile version