Waspada Dampak El Nino, BPBD Mimika Siagakan 11 Armada Distribusi Air Bersih

Ilustrasi Dampak El Nino
Ilustrasi Dampak El Nino / Foto : Ist

Koreri.com, Timika – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak cuaca kering yang mulai melanda sejumlah wilayah.

Sedikitnya 11 armada distribusi air bersih disiagakan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat menurunnya ketersediaan air bersih.

Plt Kepala BPBD Mimika Agustina Rahaded, mengatakan armada tersebut dapat dikerahkan ke wilayah terdampak berdasarkan laporan masyarakat.

“Masyarakat bisa langsung menghubungi kami di Pos Pelayanan, armada nanti bisa membantu air,” kata Agustina saat ditemui wartawan di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, SP 3, Timika, Senin (24/8/2026).

Menurut Agustina, BPBD terus memperkuat kesiapsiagaan melalui sejumlah pos pelayanan untuk merespons dampak kondisi cuaca kering, terutama di wilayah yang mulai mengalami penurunan ketersediaan air.

“Jadi, masyarakat yang kekurangan air silakan hubungi kami, kami akan membantu,” ujarnya.

Selain 11 armada yang saat ini disiagakan, BPBD Mimika juga akan mendapat tambahan satu kendaraan operasional hasil pengadaan tahun anggaran 2026.

Kendaraan tersebut dijadwalkan tiba melalui pelabuhan dan selanjutnya ditempatkan di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika untuk memperkuat pelayanan distribusi air.

“Selain 11 itu, ada satu lagi baru yang akan tiba di pelabuhan, pengadaan tahun ini. Nantinya kami akan tempatkan di Kantor Pusat Pemerintahan, karena ada pos di sini,” jelasnya.

Warga Diminta Waspadai Kebakaran

Kondisi panas dan kering tidak hanya berdampak pada ketersediaan air bersih, tetapi juga meningkatkan potensi kebakaran di wilayah Mimika.

BPBD bahkan meningkatkan kewaspadaan menyusul munculnya kabut asap di sejumlah wilayah.

Masyarakat diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diimbau tidak membakar sampah maupun melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Agustina mengatakan kondisi lingkungan yang kering dapat membuat api lebih cepat menyebar sehingga pencegahan menjadi langkah penting untuk menghindari kebakaran yang dapat memperburuk kualitas udara dan lingkungan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran yang dapat memicu kebakaran, apalagi kondisi saat ini cukup kering,” katanya.

BPBD Mimika memastikan kesiapsiagaan akan terus ditingkatkan untuk mengantisipasi dampak kekeringan sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih atau membutuhkan bantuan terkait kondisi kebencanaan dapat menghubungi BPBD Kabupaten Mimika di nomor 0821-4770-1407.

EHO

Exit mobile version