Koreri.com, Jayapura – PT PLN (Prsero) kembali mempertegas komitmennya dalam menghadirkan keadilan energi melalui program Light Up The Dream (LUTD).
Sepanjang Agustus 2026, PLN secara resmi menyalakan sambungan listrik gratis bagi 50 keluarga kurang mampu yang tersebar di seluruh Tanah Papua.
Program Light Up The Dream merupakan wujud nyata kepedulian insan PLN. Melalui inisiatif donasi sukarela para pegawai, bantuan biaya pasang baru listrik dialokasikan secara khusus bagi keluarga yang selama ini mengalami keterbatasan akses kelistrikan mandiri.
Penyalaan serentak pada bulan Agustus ini mempertegas capaian positif PLN UIW Papua dan Papua Barat. Secara kumulatif, sebanyak 3.084 keluarga prasejahtera di Tanah Papua telah menerima manfaat program LUTD sejak pertama kali diluncurkan dan kini dapat menikmati sambungan listrik di rumah masing-masing.
Pemerintah Daerah menyambut positif langkah strategis dan kepedulian PLN tersebut. Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah, menegaskan bahwa kolaborasi dan inisiatif kemanusiaan semacam ini sangat penting dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di daerah.
“Atas nama pemerintah daerah, kami sangat mengapresiasi salah satu program PLN yang luar biasa yaitu Light Up The Dream. Ini berarti kita menyalakan mimpi bersama. Mimpi bagaimana masyarakat kita bisa terlayani dengan baik, bagaimana Merauke Terang bisa kita wujudkan. Kami berharap ini tidak berhenti di sini, tetapi bisa terus kita lanjutkan secara berkesinambungan dengan melihat kebutuhan masyarakat,” tegas Fauzun.
Kebahagiaan mendalam turut dirasakan oleh Yubelina Laturmas, salah satu warga penerima manfaat yang tinggal di Jalan Kebun Kelapa Belakang, Kaimana. Sebelumnya, ia menceritakan keluarganya sempat menyambung aliran listrik dari tetangga untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan penuh rasa haru, ia mengungkapkan rasa syukur atas hadirnya penerangan yang telah lama dinantikan keluarganya.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan dari PLN. Ini benar-benar berkah besar bagi keluarga kami. Semoga PLN terus memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat kecil seperti kami,” ungkap Yubelina.
Menyikapi antusiasme dan apresiasi yang diberikan, General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menegaskan bahwa program LUTD merupakan wujud komitmen berkelanjutan PLN dalam mempercepat pemerataan akses listrik serta menghadirkan keadilan energi hingga ke pelosok daerah.
“Keadilan energi adalah hak seluruh masyarakat. Melalui Light Up The Dream, kami ingin memastikan tidak ada keluarga yang tertinggal dalam menikmati manfaat terang listrik. Capaian 3.084 keluarga prasejahtera yang telah terlistriki hingga Agustus 2026 ini menjadi pendorong bagi kami untuk terus menjaga kesinambungan program. Harapan kami, terangnya listrik di setiap rumah penerima manfaat dapat membuka jalan menuju taraf hidup yang jauh lebih baik dan mandiri,” ujar Roberth.
Kehadiran program Light Up The Dream bukan sekadar mengalirkan daya listrik, melainkan menyalakan harapan dan masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat di Tanah Papua. PLN berharap hadirnya terang di setiap sudut rumah mampu menunjang sarana belajar anak, mempermudah pekerjaan rumah tangga, serta menggerakkan produktivitas keluarga menuju kesejahteraan yang lebih baik.
RLS
