Koreri.com, Timika – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika mulai merealisasikan komitmen pembangunan dari kampung hingga kota.
Bupati Johannes Rettob bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong meletakkan batu pertama pembangunan Jembatan Gantung Mioko Tahap I di Kampung Mioko, Distrik Mimika Tengah, Rabu (2/9/2026).
Peletakan batu pertama ini menjadi penanda dimulainya pembangunan infrastruktur yang diharapkan membuka akses dan memperkuat konektivitas masyarakat Mioko dengan berbagai layanan dasar.
Kedatangan Bupati dan rombongan yang didampingi Kepala Dinas PUPR Mimika Inosensius Yoga Pribadi disambut tarian adat Suku Kamoro.
Prosesi tersebut mengawali momentum penting bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses penghubung untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Johannes Rettob mengatakan pembangunan jembatan tidak sekadar menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan pembangunan dirasakan langsung masyarakat hingga ke kampung.
“Kita membangun bukan hanya infrastruktur, tetapi juga harapan dan masa depan masyarakat,” kata Rettob.
Jembatan tersebut nantinya diharapkan mempermudah mobilitas warga sekaligus membuka akses terhadap pendidikan, kesehatan dan pelayanan pemerintahan.
Infrastruktur itu juga dinilai dapat mendorong munculnya peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
Rettob menegaskan pembangunan Mimika harus dilakukan secara merata, dari kampung hingga kota, sejalan dengan semangat “Mimika Rumah Kita” yang menempatkan seluruh masyarakat sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah.
Ia juga meminta kontraktor melaksanakan pekerjaan secara profesional dengan mengutamakan kualitas, ketepatan waktu dan keselamatan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung.
“Semoga pembangunan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi bagian dari perjalanan Mimika menuju daerah yang semakin maju, terhubung, dan sejahtera,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Gantung Mioko diharapkan tidak hanya memperpendek jarak dan memperlancar mobilitas warga, tetapi juga menjadi penghubung menuju pelayanan dasar dan peluang ekonomi yang lebih luas.
EHO
