Koreri.com, Jayapura – Dalam rangka memastikan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 berjalan dengan aman dan jujur, Barikade – 98 membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk mengawal gelaran pesta demokrasi 5 tahunan itu di Provinsi Papua.
Satgas ini terbentuk sebagai hasil dari Focus Group Discussion (FGD) yang diprakarsai oleh Barikade 98.
FGD tersebut diadakan pada tanggal 20 November 2024 dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Bawaslu Provinsi Papua, Komnas HAM, Komisi Informasi Publik (KIP), TNI, Pemerintah Daerah Provinsi Papua, serta sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.
Ketua Satgas Yulianus Dwaa mengatakan Satgas Kawal Pilkada Damai 2024 ini didirikan dengan tujuan memastikan bahwa proses Pilkada tahun ini berjalan dengan aman, adil, dan juga transparan.
Dirinya sangat percaya bahwa demokrasi yang sehat hanya dapat terwujud jika semua pihak yang terlibat, termasuk institusi penyelenggara mampu menjaga netralitas dan integritasnya.
“Namun, kami melihat adanya indikasi ketidaknetralan dari beberapa institusi yang seharusnya berdiri di posisi netral. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa tindakan mereka tidak sesuai dengan prinsip netralitas. Dalam istilah sederhana, latihan lain, main lain, yang berarti apa yang direncanakan tidak sesuai dengan apa yang dilakukan,” bebernya.

Dalam pelaksanaannya, penugasan Satgas disesuaikan dengan tingkat kerawanan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Untuk TPS yang sering mengalami konflik, akan ditempatkan 5 personel Satgas. Sementara itu, TPS yang dianggap tidak terlalu rawan akan dijaga oleh 3 personel, dan TPS yang tergolong aman akan diawasi oleh 2 personel,” urainya.
Oleh karena itu, lanjut Dwaa, Satgas Kawal Pilkada Damai 2024 hadir untuk :
1. Memastikan seluruh tahapan Pilkada berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku;
2. Mengawasi jalannya Pilkada agar tetap berlandaskan prinsip keadilan dan transparansi;
3. Mengedukasi masyarakat untuk turut serta dalam mengawal proses demokrasi yang bersih dan damai.
“Sebab itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu, mengawasi, dan mengawal Pilkada 2024 demi terciptanya demokrasi yang bermartabat. Mari kita bersama-sama menjaga agar proses ini mencerminkan aspirasi rakyat secara jujur dan adil,” pungkasnya
SAV






























