Koreri.com, Selaru – Penjaga mercu suar milik Kementrian Perhubungan RI di Desa Eliasa, Kecamatan Selaru, tepat di batas negara RI – Australia, Elkana Amarduan baru saja menerima bantuan dari Polres Maluku Tenggara Barat.
Ia pun mensyukuri dan berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Wakalpolres setempat Kompol. L. Tethool, Sabtu (11/5/2019).
Di lain sisi, terungkap sebuah fakta yang begitu miris terhadap apa yang dialami pria yang sering disapa Eli dalam hidup kesehariannya.
Ternyata, ketiga buah hatinya terpaksa tak bisa lagi melanjutkan studi akibat ketiadaan biaya.
Atas kondisi itu, Wakapolres Tethool mengaku prihatin terhadap kehidupan keluarga Eli.
“Keluarga Eli ini hidupnya masih terbatas sekali,” akuinya.
Dan akhirnya, ia tak mampu membiayai pendidikan tiga orang anaknya.
“Anak yang sulung dari pak Eli ini akhirnya putus kuliah karena mahalnya biaya kuliah, sementara anaknya yang lain putus sekolah,” bebernya.
Wakapolres mengaku akan melaporkan kepada pimpinan Polri secara berjenjang sehingga diharapkan persoalan ini dapat dikoordinasikan dengan pihak terkait.
Elkana Amarduan, warga Desa Eliasa, Kecamatan Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Provinsi Maluku sehari-harinya menjaga mercu suar di batas negara RI – Australia.
Aktivitas itu telah ia lakoni selama
23 tahun tanpa pernah diberi upah.
LSM
