Koreri.com, Biak – Sebanyak 4 Distrik kluster Biak Timur resmi mengikuti kegiatan pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) dan Kader Pembangunan Manusia (KPM).
Ke 4 distrik masing-masing Biak Timur, Oridek, Padaido dan Aimando.
Kegiatan peningkatan kapasitas yang diselenggarakan Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) berlangsung selama 2 hari, 1 – 2 November 2019.
Ketua Panitia, Roy Korwa dalam laporannya merincikan maksud dari pelaksanaan kegiatan untuk dijadikan pedoman bagi KPM dalam menjalankan tugas dan kewajibannya.
Juga, sebagai dasar pengaturan bagi Pemerintah desa dalam melakukan pembentukan dan pengelolaan KPM Desa.
Kemudian, sebagai acuan bagi Pemerintah Daerah dalam menfasilitasi pembentukan dan pengelolaan KPM oleh Pemdes.
“Serta sebagai pedoman bagi para pendamping masyarakat desa, untuk mendukung KPM dalam bekerja mempercepat konvergensi pencegahan stunting di Desa,” urainya saat memberikan laporan yang berlangsung di Balai Diklat BKP PSDM Kabupaten Biak Numfor, Jumat (1/11/2019).
Hadir pada acara ini Kepala Distrik Biak Timur, Kadist. Oridek, para Kepala Kampung serta Tamu Undangan dan peserta pelatihan
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran KPM yang terdidik dan terlatih untuk mewujudkan konvergensi pencegahan stunting di desa serta Meningkatkan Kapasitas KPM melalui beragam kegiatan pelatihan dan pembelajaran,” lanjutnya.
Dirincikan, peserta sebanyak140 orang terdiri 64 kepala kampung dari 4 Distrik di wilayah timur dan Kepulauan Aimando Padaido.
Kemudian 64 KPM dengan rincian tiap kampung 1 orang, Pendamping Desa tiap Distrik 4 orang, juga Pendamping Lokal Desa tiap Distrik 4 orang dan Bidang PSDM tiap Distrik 4 orang.
Kepada Koreri.com, Roy mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini dan berterima kasih kepada para peserta yang sigap dan penuh tanggungjawab dalam mengikuti kegiatan ini.
“Saya beri apresiasi atas kerjasama yang dibangun dan saya berharap dengan mengikuti pelatihan ini maka peserta dapat mengerti dan melaksanakan apa yang menjadi kewajibannya di waktu-waktu mendatang terkait penggunaan dana desa,” harapnya.
Roy juga berpesan untuk para peserta agar waktu-waktu ke depan tetap menjalankan tugas dan fungsinya.
DENS DK
