Pemkot Ambon Gerak Cepat Mitigasi Pohon Tumbang, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Pemkot Ambon Mitigasi Pohon Tubang

Koreri.com, Ambon – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bergerak cepat melakukan langkah mitigasi terhadap pohon-pohon berisiko tumbang menyusul kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan langsung Wali Kota Bodewin Wattimena guna memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga, terutama di titik-titik rawan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan dan permukiman warga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apriesz Gaspersz, menjelaskan bahwa penanganan dilakukan secara kolaboratif bersama sejumlah instansi terkait, antara lain Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta PLN Cabang Ambon.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kami bergerak cepat melakukan penataan dan mitigasi pohon-pohon yang berpotensi tumbang akibat hujan dan angin kencang,” ujar Apriesz kepada awak media, Rabu (6/5/2026).

Sebagai langkah awal, DLHP bersama PLN telah melakukan penebangan pohon berisiko tinggi di kawasan SD Teladan. Pohon jenis pule tersebut sebelumnya telah diidentifikasi memiliki potensi tumbang yang cukup tinggi, terutama saat cuaca ekstrem.

Penebangan dilakukan dengan pengamanan khusus untuk memastikan tidak mengganggu jaringan listrik di sekitar lokasi, sekaligus menghindari potensi bahaya bagi warga.

Apriesz menambahkan, kegiatan mitigasi ini akan terus dilakukan secara bertahap di sejumlah titik lain yang telah dipetakan memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Adapun beberapa ruas jalan yang menjadi prioritas penanganan pada tahap awal, antara lain:

Jalan Nn. Sar Sopacua, OSM, Kelurahan Wainitu

Jalan Sitanala, Talake, Kelurahan Wainitu

Jalan Diponegoro, depan RM Istana Berkat, Kelurahan Ahusen

“Penanganan akan terus berlanjut pada lokasi lain dengan tingkat urgensi tinggi agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” jelasnya.

Pemkot Ambon juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang, khususnya saat hujan deras disertai angin kencang.

Selain itu, masyarakat diminta untuk memahami adanya potensi gangguan lalu lintas selama proses penataan berlangsung.

“Mohon pengertian dari masyarakat apabila terjadi sedikit hambatan lalu lintas selama proses pekerjaan. Semua ini dilakukan demi keamanan dan kenyamanan bersama,” tutup Apriesz.

JFL

Exit mobile version