Koreri.com, Jakarta — Suasana di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menjadi momentum penting bagi jajaran Pemerintah Kota Ambon dalam mempertegas komitmen pemberantasan korupsi.
Dalam Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Upaya Pencegahan Korupsi yang digelar di Jakarta Selatan, Rabu (29/4/2026), Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Patrick Moenandar, menegaskan bahwa lembaga legislatif kini meningkatkan fungsi pengawasan secara lebih tajam dan terukur.
Menurutnya, DPRD Ambon tengah memasang “radar” pengawasan yang lebih kuat guna memastikan tata kelola pemerintahan daerah benar-benar bersih dari praktik korupsi.
“Sinergi antara DPRD dan KPK bukan sekadar seremoni, tetapi langkah strategis untuk memperkuat sistem pertahanan daerah terhadap praktik yang merugikan masyarakat,” tegas Moenandar.
Politisi dari Partai Persatuan Indonesia itu menilai, forum koordinasi yang difasilitasi KPK menjadi momentum penting dalam memperjelas berbagai aspek regulasi yang selama ini dinilai masih multitafsir.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada KPK atas pendekatan dialogis yang membuka ruang komunikasi dua arah.
“Apresiasi setinggi-tingginya untuk KPK RI. Forum ini sangat penting karena kami tidak hanya menerima arahan, tetapi juga diberi ruang untuk berdiskusi dan mengklarifikasi hal-hal yang masih ‘abu-abu’,” ujarnya.
Sebagai pimpinan DPRD, Moenandar memastikan bahwa hasil rapat koordinasi tersebut tidak akan berhenti pada tataran wacana, melainkan langsung ditindaklanjuti melalui penguatan fungsi pengawasan legislatif.
“Kami akan mempertegas komitmen dalam menjaga integritas lembaga dan memastikan tata kelola pemerintahan berjalan secara bersih dan transparan,” tambahnya.
Rapat koordinasi ini ditutup dengan penandatanganan Komitmen Bersama KPK RI oleh pimpinan daerah, termasuk Penjabat Wali Kota Ambon dan unsur pimpinan DPRD.
Penandatanganan tersebut menjadi simbol keseriusan seluruh pemangku kepentingan di Kota Ambon untuk memperkuat sinergi dalam membangun sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi.
JFL
