Satgas Yon 713/ST Temukan 3 Senjata Rakitan di Areal Bendungan Tami

IMG 20191106 053845

Koreri.com, Jayapura – Satgas Yonif 713/Satya Tama di dalam melaksanakan tugas pengamanan di batas negara RI – PNG berhasil menorehkan prestasi membanggakan.

Menyusul keberhasilan Pos Bendungan Tami pimpinan Letda Inf Josua Prayogi Saragih menemukan tiga pucuk senjata rakitan, Senin (4/11/2019)

Rilis yang diterima Koreri.com, Selasa (5/11/2019), penemuan senjata ini berawal dari keterangan seorang warga sipil berinisial JD (35) yang berprofesi sebagai petani.

Warga Kampung Selayar ini sebelumnya meminta izin untuk memancing di telaga yang terletak di dalam hutan dekat Pos Bendungan Tami.

Saat sedang memancing, tiba-tiba JD mendengar suara letusan dari arah dalam hutan.

Ia pun segera melaporkannya kepada Danpos Bendungan Tami Letda Inf. Joshua Prayogi Saragih yang selanjutnya diteruskan kepada Dansatgas tentang informasi tersebut.

Setelah itu Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand memberi perintah kepada Danpos Bendungan Tami untuk melaksanakan patroli keamanan di sekitar telaga tersebut.

Patroli pertama, Rabu (30/10/2019) dan kedua, Kamis (31/112019) belum mendapatkan hasil sehingga Dansatgas mengeluarkan perintah untuk melanjutkan patroli keamanan dengan memperluas jarak patroli.

Akhirnya usaha dari para prajurit ini membuahkan hasil saat patroli ketiga, Senin (4/11/2019) sekitar pukul 09.00 Wit.

Tim yang dipimpin Sertu Ferian (Wadanpos) saat itu melihat tumpukan daun kelapa yang sudah  kering. Di duga pada okasi itu menjadi tempat peristirahatan orang yang pernah melintas di dalam hutan.

Wadanpos kemudian memerintahkan untuk mengecek tumpukan daun tersebut dan ternyata di dapati sebuah karung yang berisi 3 pucuk senjata rakitan masing-masing 1 laras panjang dan 2 laras pendek.

Tim selanjutnya mencatat koordinat dan mengambil dokumentasi kemudian kembali ke pos untuk  mengamankan barang bukti tersebut dan melaporkan kepada Danpos Letda Inf Joshua Prayogi Saragih yang diteruskan hingga  Dansatgas.

Saat ini, barang bukti 3 pucuk senjata rakitan diamankan di Pos Kotis Skouw dan telah di laporkan kepada Komando Atas.

Dansatgas menyampaikan terima kasih kepada JD yang telah memberikan informasi kepada pihaknya.

Pihaknya berharap, masyarakat yang lain juga mau memberikan informasi ketika melihat atau mendengar hal-hal yang mencurigakan yang terjadi di sekitar.

“Jangan takut untuk datang ke Pos kami karena kami datang untuk menciptakan keamanan dan kedamaian,” tukasnya.

Sementara itu, JD pada kesempatan itu menyampaikan rasa bangganya karena bisa membantu TNI menciptakan rasa aman di masyarakat.

“Dan saya juga mengajak masyarakat yang lain berbuat yang sama ketika mendengar dan melihat sesuatu yang janggal di masyarakat serta mau melaporkannya kepada aparat keamanan,” imbaunya.

VDM

Exit mobile version