Koreri.com, Jayapura – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Keerom kembali beraksi.
Kelompok tersebut dilaporkan menembak truk TNI Nomor 5615-XVII saat mengangkut logistik bangunan tepatnya di jembatan sebelum tanjakan Kampung Kibay, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Sabtu (29/2/2020) pagi.
Danrem 172/PWY Kolonel Inf. J. Binsar Parluhutan Sianipar membenarkan aksi penembakan itu.
“Memang benar, kendaraan dinas Kodim 1701 Jayapura yang mengantar logistik TMMD di kampung Kibay di tembaki oleh KKB dan mengakibatkan dua orang personil Kodim 1701 mengalami luka terkena rekloset dan serpihan peluru,” terangnya saat dikonfirmasi wartawan di Jayapura, Sabtu (29/2/2020).
Dijelaskan Danrem, mobil truk dinas Kodim 1701/Jayapura yang mengantar logistik berupa semen untuk pelaksanaan kegiatan TMMD Tahun 2020 di Kampung Kibay Distik Arso Timur pada pukul 07.45 WIT pada saat akan kembali menuju Jayapura mendapat tembakan sebanyak dua kali dari sebelah kiri.
“Jadi, semen dan bahan bangunan lain yang di drop tersebut akan digunakan untuk membangun satu buah gereja di Kampung Kibay yang pelaksanaan pembangunannya direncanakan akan dimulai Senin (2/3/2020) besok melalui program TMMD,” jelasnya.
Dalam kejadian itu, kata Danrem, personel Satgas Pamtas Pos Kali Asin mendapatkan satu pucuk senjata api milik KKB wilayah Keerom.
“Danpos Kali Asin Letda Inf Ida Bagus setelah mendapat kabar tersebut langsung menuju TKP dan melakukan pengejaran. Anggota berhasil mengamankan satu pucuk senpi jenis doble loop serta dua parang yang merupakan milik kelompok tersebut,” rincinya.
Terkait dengan pelaksanaan TMMD di kampung Kibay, Binsar mengatakan bahwa pembangunan satu buah Gereja dan program TMMD akan tetap dilaksanakan sesuai yang telah direncanakan.
“Saya berharap masyarakat dan Pemerintah bisa sama-sama bersinergi dalam menjaga keamanan sehingga pembangunan di tanah Papua ini dapat dilaksanakan dengan baik,” harapnya.
Ditegaskan pula, TNI tidak akan mentolerir jika ada pihak-pihak yang hendak mengganggu pelaksanaan pembangunan di daerah perbatasan.
“TNI-Polri akan terus siap siaga dalam mengawal pembangunan demi terciptanya keamanan dan kesejahretaan di Papua,” pungkasnya.
VER
