Koreri.com, Jayapura – Propam Polres Nabire telah memeriksa 5 personel Polsek Kamu, Polres Dogiyai terkait kasus kecelakaan lalu lintas yang berujung tindak pidana pengeroyokan mengakibatkan seorang sopir truk, Yus Yunus (26) meninggal dunia pada hari Minggu (23/2/2020) di Kampung Ekimani, Distrik Kamu Utara, Kabupaten Dogiyai.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Mustofa Kamal, mengatakan kelima anggota Polsek Kamu di periksa karena saat itu berada di lokasi kejadian.
“Lima personel Polsek Kamu yang menjalani pemeriksaan Propam Polres Nabire diantaranya Ipda AR, Aipda S, Aipda AS, Bripka JAS dan Bripda FA. Selanjutnya dilakukan penahanan selama 21 hari di rutan Propam Polres Nabire,” rincinya, Rabu (4/3/2020).
Menurut Kamal, penahanan terhadap 5 personel Polri tersebut merupakan bukti bahwa Polda Papua serius dalam penanganan kasus yang terjadi di Kabupaten Dogiyai karena diduga lalai dalam penanganan awal sehingga terjadinya penganiayaan yang mengakibatkan adanya korban jiwa.
“Anggota di lapangan juga telah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut untuk mengungkap fakta sebenarnya. Para pelaku penganiayaan saat ini masih dilakukan pengejaran oleh anggota kami di lapangan,” sambungnya.
Diketahui, kasus ini bermula dari adanya kasus kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor Yamaha MX PA 5164 KA yang dikendarai oleh Damianus Mote (37) menabrak babi. Kemudian Damianus Mote yang tidak dapat mengendalikan kendaraannya langsung menerobos jalur sebelah yang saat itu melintas truk yang dikemudikan Yus Yunus.
Kemudian motor yang di kendarai oleh Demianus Mote bertabrakan dengan truk colt Diesel warna kuning nomor polisi AG 8540 KC yang dikemudikan Yus Yunus (26).
“Akibat kecelakaan tersebut saudara Damianus Mote (37) meninggal dunia. Dan massa yang melihat kejadian tersebut berdatangan ke lokasi kejadian dan melakukan penganiayaan terhadap sopir truk saudara Yus Yunus (26) yang mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Meski sempat dihalangi oleh anggota Mapolsek Kamu dan Brimob yang mendatangi ke lokasi kejadian,” tukasnya.
VDM
