Koreri.com, Biak – Jumlah pasien terkonfirmasi positif tertular virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Biak Numfor kembali bertambah.
Dari 16 spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Litbangkes Jayapura, 12 diantaranya dinyatakan positif terpapar Corona, sementara hasil 4 lainnya negatif.
Dengan tambahan 12 kasus baru, maka kini di Kabupaten Biak Numfor sudah ada 23 orang yang dinyatakan positif tertular virus mematikan.
Kepala Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor, Markus O. Masnembra, mengatakan terdapat 25 orang yang sementara dirawat di RSUD Biak (sudah termasuk 2 pasien rujukan dari Kabupaten Supiori).
Menurut Markus, sebanyak 50 spesimen swab yang dikirim ke Litbangkes Jayapura, 16 diantaranya hasil pemeriksaannya telah diterima.
“Dari jumlah 16 itu, 12 orang dinyatakan positif terpapar Corona dan empat lainnya hasilnya negatif. Jadi, masih ada 34 spesimen swab yang sementara diperiksa di Litbangkes Jayapura,” jelasnya ketika memberikan keterangan di Posko Induk, Minggu (10/5/2020) siang.
Dengan tambahan 12 pasien itu, lebih banyak transmisi lokal dari pasien klaster Jakarta yang sebelumnya sudah dinyatakan positif.
Pasien yang dikirim swabnya tersebut adalah hasil pemetaan oleh tim Gugus Tugas di lapangan terhadap setiap orang yang berpotensi tertular dengan memperhatikaan parameter, termasuk perawat atau tenaga medis.
“Perlu juga kami sampaikan bahwa Virus Corona ini tidak mengenal kaya atau miskin, suku atau agama, pejabat atau rakyat biasa, semuanya berpotensi jika tidak menjaga diri,” sambung Markus.
Misalnya ada anggapan kalau orang asli Papua tidak kena, kali ini yang diumumkan juga kembali ada.
“Jadi kita semua harus jaga diri, ikut himbauan dan anjuran Pemerintah, jaga diri, jaga keluarga,” imbaunya.
Markus juga menyampaikan, atas nama Pemerintah daerah menyampaikan, dirinya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pemangku kepentingan dan masyarakat serta tim yang tergabung dalam Gugus Tugas atas dukungannya untuk bersama-sama terus melakukan perlawanan terhadap Virus Corona tersebut.
Sementara itu, Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor, Daud N. Duwiri, mengatakan bahwa pemetaan terhadap wilayah dan masyarakat yang berpotensi tertular terus dilakukan Pemerintah dan Gugus Tugas.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk ikut mendukung upaya yang terus dilakukan Pemerintah.
“Mungkin ada yang bertanya kenapa sampai terus bertambah, justru kami menjawab bahwa ini hasil kerja keras pemetaan di lapangan sehingga bisa diketahui siapa yang tertular lalu dipersempit pergerakannya,” kata Jubir Daud Duwiri.
Ditambahkan, pihaknya juga akan melakukan Rapid Test besar-besaran dengan memperhatikan hasil pemetaan dimaksud.
OZIE












