as

Fokus  

TNI-Polri Kawal Penyaluran BST Kemensos Kepada Masyarakat

TNI Polri Kawal Salur BST Mappi web

Koreri.com, Jayapura – Aparat gabungan TNI-Polri mengawal bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk diberikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Mappi.

Wakil Bupati Mappi, Ibnu Su’ud dalam pernyataannya mengatakan untuk proses penyalurannya agar pihak terkait wajib melibatkan aparat keamanan, yakni TNI/Polri atau Pol-PP.

Hal itu dimaksudkan agar dalam penyaluran ada pengawasan dari institusi penegak hukum.

“Dalam penyaluran bantuan itu kadang terjadi keributan karena adanya oknum-oknum yang sengaja membuat gaduh di tengah pandemi Covid-19 sehingga jika terjadi keributan, maka penyaluran bantuannya dihentikan,” terangnya.

Selain itu, protokoler kesehatan pencegahan Covid-19 juga harus tetap dilaksanakan untuk itu keterlibatan aparat keamanan sangatlah penting untuk memastikan proses penyaluran berjalan aman dan tertib.

Pemerintah pun mengakui masih ada data penduduk yang berhak menerima bantuan namun diklaim kurang tepat sasaran sehingga dianggap tidak transparan.

“Untuk itu, kami sangat mengharapkan agar selalu berkoordinasi dengan semua pihak sehingga penyaluran bantuan tersebut dapat berjalan dengan baik dan yang paling penting harus tepat sasaran,” tandasnya.

Kapolres Mappi AKBP Cosmos Jeujanan menegaskankan bantuan bagi masyarakat terdampak Covid-19 ini dibagikan secara cuma-cuma.

“Jadi hati-hati, jangan sampai ada permainan dari tangan-tangan nakal oknum tak bertanggung jawab,” imbaunya.

Selain itu juga, Kapolres mengingatkan kepada pemerintah kampung hingga distrik bahwa dana yang di peruntukkan kepada masyarakat untuk lebih bijaksana dalam pembagian dan tepat guna, karena di masa pandemi ini banyak masyarakat kecil yang memang pantas di bantu.

“Kami berharap kepada warga untuk lebih bersabar dan jangan mudah emosi, karena dana yang di kucurkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementrian Sosial ini memang di peruntukkan untuk masyarakat yang dikategorikan kurang mampu,” tukasnya.

OZIE