Terdeteksi 8 KKB Beraksi di Pegunungan Papua

Kapolda Pap 8 KKB Beraksi

Koreri.com, Jayapura – Kapolda Irjen Pol. Paulus Waterpauw, mengatakan saat ini terdeteksi ada delapan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang terus beraksi di wilayah pegunungan Papua.

“Terdeteksi ada delapan kelompok yang tersebar di Kabupaten Puncak Jaya, Sinak, Ilaga, Mimika, Paniai, Sugapa, Lanny Jaya dan Nduga,” bebernya dalam Refleksi Semester I Tahun 2020 di Mapolda Papua, Jumat (26/6/2020).

Menurut Kapolda, aparat keamanan terus mengantisipasi pergerakan KKB yang diduga kuat menjadi otak penembakan terhadap TNI-Polri juga warga sipil serta pekerja proyek di kawasan itu.

Terkait penanganan KKB, kata Kapolda, beberapa pekan lalu Satuan Tugas Polri-TNI berhasil menangkap satu anggota KKB bernama Oniara Wonda di Kampung Igimbut, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Minggu (31/5/2020).

“Ada beberapa hasil kerja tim di lapangan salah satunya adalah berhasil menangkap Oniara Wonda, anggota kelompok KKB yang paling dicari sejak 2011 lalu,” bebernya.

Sementara untuk logistik senjata dan amunisi yang dimiliki kelompok tersebut umumnya didapat dari hasil rampasan terhadap anggota TNI-Polri, dan juga ada yang dibeli dari luar negeri seperti Filipina.

Dijelaskan, penanganan kasus menonjol selama semester I tahun 2020 terjadi sebanyak 27 kasus KKB jika dibanding dengan semester I tahun 2019 sebanyak 10 kasus, sehingga di semester I tahun 2020 terjadi peningkatan sebanyak 17 kasus atau 17 persen.

Salah satu kejadian menonjol yang terjadi yakni pada Jumat (22/5/2020) pukul 16.30 WIT bertempat di Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya telah terjadi penembakan atau penganiayaan yang dilakukan KKB.

“Atas kejadian tersebut satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka tembak dibagian tangan dan kaki,” jelas Kapolda.

Selain itu, aksi KKB di Kabupaten Nduga, Mimika, Intan Jaya, Pegunungan Bintang dan Kabupaten Paniai yang mengakibatkan 5 warga sipil meninggal dunia, 2 personil TNI-Polri meninggal dunia, 4 warga sipil luka – luka dan 8 personil TNI / Polri luka-luka serta 1 unit rumah ibadah dibakar.

VER

Exit mobile version