Opini  

Catatan Yohan Zonggonau Tentang Hak Kepemilikan Atas Tanah Adat

Yohan Songgonau

Koreri.com, Jayapura – Ketua DPD PSI Kabupaten Intan Jaya, Yohan Zonggonau memberikan catatan terkait dengan urgensi hak kepemilikan atas tanah adat dalam pemahaman NKRI.

“Saya sebagai Ketua DPD PSI Intan Jaya mengajak seluruh elemen bangsa dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai pulau Rote, untuk terus membangkitkan semangat rasa memiliki bangsa yang besar di hari Kemerdekaan Indonesia ke 75 tahun,” urainya dalam catatannya kepada koreri.com di Jayapura, Minggu (16/8/2020).

Dikatakan, hal ini harus ditumbuhkan mulai dari akar rumput atau pondasi bangsa dan Negara ini yaitu masyarakat adat, harus ditempatkan atau diposisikan pada tempat yang layak dengan pengakuan hak adat.

Karena jika tidak, maka di dalam negara itu akan terjadi gejolak-gejolak baik vertikal maupun horizontal.

Karena pandangan saya sebagai ketua DPD PSI, sekaligus tokoh yang terus berkarya untuk grass root atau akar rumput sehingga masyarakat adat di seluruh Indonesia harus diperlakukan secara adil, dan memberikan kesejahteraan yang merata.

Jangan bangsa yang sudah besar dan di usianya yang ke 75 tahun ini pandangan terhadap NKRI hanya sebatas memandang geografi dan teritorialnya saja, yang selama ini jaman Orde Baru lakukan.

Kami berharap pandangan ini harus dirubah, agar keadilan dan kesejahteraan tercipta secara merata. Itulah yang harus dipandang lebih dalam di saat ini.

Dalam pandangan kami sebagai tokoh politik dan tokoh masyarakat, kami melihat bahwa Bapak Presiden RI Joko Widodo, terus berupaya mengangkat hal ini.

Namun kami melihat bahwa pada middle manajemen Pemerintahan ini ada sedikit persoalan atau tersumbatnya pelayanan tentang keadilan dan kesejahteraan terhadap masyarakat yang belum tersentuh betul.

Kami masyarakat bawah terutama di Provinsi Papua mengharapkan sistem keadilan berbagai hal harus diterapkan dan mesin-mesin pemerintahan dari pusat sampai ke desa harus dihidupkan.

Sehingga masyarakat adat akan merasakan pelayanan yang dilakukan menyentuh dan dapat dirasakan, sehingga kami masyarakat adat merasa adanya kehadiran Negara dalam tatanan hidup kami.

Dengan berbagai strategi yang Bapak Presiden lakukan bisa terasa dan menyentuh langsung pada akar rumput.

Pada HUT RI ini kami juga berpesan kepada Bapak Jokowi sebagai Presiden untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat Papua.

Agar jangan berat sebelah dalam melihat para Investor asing lebih dominan, dengan mengabaikan landasan dan tatanan negara yang menjadi fondasi dasar adalah masyarakat adat juga harus dilibatkan langsung dalam proses bisnis, dengan memberikan pengakuan langsung, sehingga masyarakat bangsa ini benar-benar mendapat tempat yang tepat, demi keamanan investor-investor yang ada.

Agar para mafia bisnis selama ini juga tidak terus bermain-main dalam proses bisnis yang sedang dilakukan ini.

Demikian Catatan penting yang dapat kami sampaikan dari ufuk timur untuk Bapak Presiden Republik Indonesia.

Akhirnya selamat merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75. Indonesia Maju !!!!

OZIE

Exit mobile version