Koreri.com, Jayapura – Kapolres Intan Jaya, AKBP. Sandi Sultan, mengatakan saat ini situasi kemtibmas di Sugapa, ibukota Kabupaten Intan Jaya relatif aman dan kondusif, aktifitas perekonomian masyarakat berjalan lancar.
“Alhamdulilah, Puji Tuhan Sugapa masih berjalan dengan damai lancar, kegiatan masyarakat tidak ada merasa mencekam semuanya damai,” kata Kapolres saat ditemui wartawan di Mapolda Papua, Senin (8/3/2021).
Perwira menengah Polda Papua yang baru lima hari menjabat Kapolres Intan Jaya memastikan keamanan bagi masyarakat agar aktifitas perekonomian tidak diganggu Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Kabupaten Intan Jaya.
“Saya harus memastikan keamanan dan berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Intan Jaya termasuk pegawai – pegawai puskesmas agar bisa melayani kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Kapolres saat ini roda pemerintah di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya sedikit stagnan karena Bupati berkantor di Nabire pasca teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
“Pemerintah sendiri sampai saat ini memang belum seluruhnya berjalan baik, namun berangsur – angsur kita akan berkoordinasi untuk Bupati kembali berkantor di Sugapa,” kata Kapolres.
Diharapkan ada kerjasama Kapolres, Bupati dan Dandim untuk menjaga keamanan di Sugapa ibukota Intan Jaya agar roda pemerintahan kembali berjalan normal.
“Itu juga harapan masyarakat supaya pemerintah daerah dapat melaksanakan tugasnya, sehingga semua kegiatan masyarakat dan pemerintah bisa berjalan,” harapnya.
Dikatakan, tidak ada lagi masyarakat yang mengamankan diri ke gereja dan sudah kembali beraktifitas seperti biasa.
“Kita baru melaksanakan bakti sosial dari Kementerian terkait bersama Sekda Kabupaten Intan Jaya, Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Sosial, Jumat 5 Maret 2021,” jelasnya.
Kapolres melakukan pendekatan dan merangkul semua komponen untuk kerjasama menjaga kamtibmas Intan Jaya tetap stabil.
“Saya bekerjasama dengan tokoh perempuan, pemuda, adat, agama, masyarakat dan kepala suku agar sama – sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Kabupaten Intan Jaya,” katanya.
OZIE
