Pjs Kepala SMKN 1 Biak Lepas 150 Siswa ke Dunia Kerja

SMKN 1 Biak lepas 150 Siswa2

Koreri.com, Biak – Bertempat di aula SMK Negeri 1 Biak, Rabu (7/4/2021), dilaksanakan pelepasan 150 siswa Kelas XI dalam rangka mengikuti Praktek Kerja Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) tahun 2020/2021.

Pjs Kepala SMKN 1 Biak Alberto Simopiaref, S.Pd mengatakan, pada dasarnya sekolah menengah kejuruan diselenggarakan untuk menghasilkan siswa yang mempunyai kompetensi dan kesiapan kerja dengan level menengah guna mendukung pembangunan ekonomi nasional serta dapat meningkatkan daya saing SDM Indonesia.

“Jadi, di era globalisaasi ini persaingan sumber daya manusia yang ketat atas kompetensinya, maka Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) sangat dibutuhkan kepeduliaannya terhadap lulusan SMK yang memiliki keterkaitan langsung dengan praktek kerja,” cetusnya.

Dunia usaha dan industry, lanjut Simopiaref, memiliki peran dalam membantu pelaksanaan praktik kerja industri atau magang dalam mencapai kompetensi yang memberikan efek positif bagi dunia kerja dan industri terhadap perektrumen tenaga kerja baru di mana DUDI memilih pegawai baru dari SMK sesuai kompetensi yang dibutuhkan.

Dengan kata lain, interaksi output SMK dengan dunia kerja, sejak dini dijalin melalui praktek siswa yang pada akhirnya pilihan rektrutmen tenaga kerja yang dianggap cocok dan bermanfaat bagi dunia usaha, dapat merektrut langsung tenaga yang dianggap memiliki kompetensi.

“Dengan demikian output SMK terserap langsung dalam dunia kerja dan secara langsung dan tidak langsung mengurangi tanggunjawab pemerintah menekan angka pengangguran,” urainya.

Praktek Kerja Industri merupakan momentum di mana semua ilmu yang diperoleh  selama tiga semester dapat diaplikasikan di dunia kerja.

“Jadi, bagi siswa yang selama proses pedidikan dan pengajaran di sekolah tidak disiplin, akan ketahuan ketika di dunia kerja,” bebernya.

Simopiaref menambahkan, kemampuan aplikasi dunia kerja, merupakan wujud dari apa yang selama pendidikan dan pengajaran di sekolah, para siswa selalu menjalankan dan mengikutinya dengan baik.

Dunia kerja menuntut bukan saja kemampuan intelektual, tetapi terlebih keampuan adaptif melalui sikap dan perilaku sebagai wujud dari proses pendidikan di sekolah.

“Salah satu kemampuan adaptif yang perlu di jaga adalah para siswa memiliki sikap rendah hati, sikap mengakui kelebihan orang lain yang pada akhirnya akan memperkaya diri sendiri secara pengetahuan tetapi juga secara empirik dalam kehidupan setiap hari,” tandasnya.

Pada kesempatan pelepasan siswa ke dunia kerja, Ketua Panitia Anerson Koru, SE melaporkan, jumlah siswa yang mengikuti Prakterk Dunia Kerja/ DUDI terdiri dari Kelas Perkantoran, Akutansi, Bisnis Daring Pemasaran, Usaha Perjalanan Wisata dan Perhotelah sebanyak 150 siswa.

Mereka dibimbing oleh 19 guru yang dipilih dari lima program studi dimaksud.

LSM

Exit mobile version