3 Hal Melatarbelakangi Perempatan Traffic Light Haji Bauw Sebagai Kawasan KTL

IMG 20210617 WA0002
Direktur Lalu Lintas Polda Papua Barat Kombes Pol Raydian Kokrosono,S.I.K.,M.H (Foto : Istimewa)

Koreri.com, Manokwari— Polda Papua Barat telah melaunching program Kawasan Tertib Lalu Lintas Protokol Kesehatan (KTL) Pro Mansinam Polda Papua Barat dan peresmian RTMC Ditlantas Polda Papua Barat Rabu (16/6/2021) di Kantor Samsat Manokwari.

Direktur Lalu Lintas Polda Papua Barat, Kombes Pol Raydian Kokrosono, S.I.K.,M.H dalam laporannya mengatakan khusus Kabupaten Manokwari ada 3 hal penting yang melatarbelakangi pelaksanaan KTL Pro dilaksanakan di perempatan Haji Bauw Wosi,

Pertama, Kawasan ini adalah pertemuan arus lalu lintas dari dalam kota dan luar kota, yang menyebabkan perempatan traffic light Haji Bauw terlihat sembraut.

Kedua Kawasan ini berada pada pusat kuliner Manokwari, sehingga menjadi pemicu kerumunan dan kemacetan.

Ketiga, Kawasan ini menjadi pusat sosialisasi atau interaksi sosial masyarakat, dimana hampir setiap event kemanusian atau kegiatan sosialisasi menggunakan traffic light Haji Bauw karena di anggap strategis.

‘’Demi menunjang pelaksanaan program ini, maka Direktorat lalu lintas Polda Papua Barat memberikan beberapa sentuhan yang berbeda pada penggal Jalan Tri Kora Wosi Manokwari yang di tunjuk sebagai Kawasan Tertib Lalu Lintas Pro Mansinam yaitu dengan menempatkan  dua pos yaitu satu pos utama (pos pengawasan) dan pos pemantauan,’’ sebut Direktur Lalu Lintas dalam laporannya.

Lebih lanjut dijelaskan Kombes Raydian, untuk pos utama yang berada pada traffic light hj bauw menggunakan konsep bus. dengan alasan pemilihan model ini didasari atas filosofi direktorat lalu lintas polda papua barat yang memiliki mobilitas tinggi serta harus terus maju untuk meraih cita-cita dalam menciptakan disiplin berlalu lintas dan disiplin protokol kesehatan di Papua Barat.

Selain itu, konsep pos KTL Pro Mansinam yang ramah dan tidak kaku ini, juga dapat dijadikan spot foto yang instagramable, sehingga memberikan sentuhan yang berbeda bahwa Ditlantas Polda Papua Barat mendukung “transformasi menuju Polri Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, Berkeadilan (Presisi).

Kombes Pol Raydian mengatakan selain melaksanakan revitalisasi pos pengawasan KTL Ditlantas Polda Papua Barat juga, melaksanakan moderenisasi di bidang lalu lintas berupa menempatkan satu kamera electronik traffik law enforcement (ETLE) yang dapat mendeteksi berbagai jenis pelanggaran lalu lintas serta menyajikan data kendaraan bermotor secara otomatis (automatic number plate recognition).

‘’Sehingga sistem penegakan hukum di bidang lalu lintas dapat dilaksanakan berbasis tehnologi informasi, yang kami informasikan juga pemasangan kamera ETLE ini juga merupakan atas dukungan penuh Gubernur Propinsi Papua Barat Drs Dominggus Mandacan dan kami juga menginformasikan bahwa etle Polda Papua Barat akan di ikut sertakan pada launching etle nasional bersama 12 (dua belas) Polda lainnya di indonesia,’’ ujar Kombes Raydian.

‘’Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu terselenggaranya acara ini,  khususnya kepada pemerintah Provinsi Papua Barat dalam hal ini Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan, Kepala Cabang Bank Rakyat Indonesia Manokwari, Ermana Irawan serta semua pihak atas dukungan baik moril maupun materil sehingga program KTL dan peresmian RTMC Papua Barat dapat terlaksana,’’ tutup Raydian.

KENN

Exit mobile version