Koreri.com,Manokwari – Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan melantik Ny Juliana Mandacan sebagai Bunda pendidikan anak usia dini (PAUD) Provinsi Papua Barat, berlangsung di Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Papua Barat, Jl Esau Sesa, Manokwari, Sabtu (19/6/2021)
“Dengan nama Tuhan Yang Maha Esa, saya akan membangun dan membina PAUD di Provinsi Papua Barat,” Ikrar Ny Juliana Mandacan saat dilantik oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan.
Gubernur Papua Barat mengatakan dalam peraturan Presiden Nomor 60 tahun 2013 tentang pengembangan anak usia dini dan holistik integratif mengamanatkan bahwa sumber daya Manusia yang sehat, cerdas serta produktif merupakan aset yang sangat berharga bagi bangsa dan negara.
Diperlukan peningkatan kualiatas sumber daya manusia (SDM) dalam mencapai tumbuh kembangnya anak selama periode usia dini, sejak janin sampai anak usia 6 tahun.
Upaya peningkatan kesehatan Gizi dan perawatan pengasuhan, perlindungan dan pendidikan yang dilakukan secara stimulan, sistematis dan terintegritas perlu disiapkan untuk membangun anak yang cerdas.
“Sebagai mitra pemerintah Bunda paud provinsi Papua Barat, saya berharap bunda paud dapat mendorong partisipasi dalam mendukung pengembangan dalam penyelengaraan layanan Paud yang berkualitas di provinsi papua barat, tugas bunda paud adalah pengabdian karena ini merupakan frofesi sukarela,” harap Gubernur.
Dominggus Mandacan juga mengharapkan dalam menjalankan tugas, dapat melakukan komunikasi yang baik dengan semua pemangku kepentingan yang mempunyai potensi pengembangan layanan pendidikan anak usia dini.
Bunda Paud provinsi akan membentuk pokja yang melibatkan unsur organisasi sosial, keagamaan, profesi, perguruan tinggi akademisi dan pemangku kepentingan di Papua Barat.
“Dorongan program – program yang di buat oleh Dekranasda Kabupaten/Kota Bunda paud yang diintegritaskan dengan program – program provinsi, sehinga dapat melestariakan budaya kerajianan yang mendukung kearifan lokal,” pungkasnya.
Masyarakat diajak untuk meningkatkan kesejahteraan Papua Barat terutama kerajinan orang papua, Ciri khas dari masing-masing daerah berbeda itu yang harus dilestarikan dan dilindungi.
“Dalam angka Prosentase kesembuhan Covid 96, 4 persen, hari ini sudah turun 10 poin 177 orang meningal 170 orang di rawat di rumah sakot maupun isolasi mandiri. Setiap kegiatan kita akan laksanakan himbauan ini. Kita berdoa kepada manti, suste, dan dokter tuhan pake tangan mereka, doakan mereka,” pungkasnya sembari menambahkan tetap patuhi protokol kesehatan, tetap memakai masker.
KENN
