Koreri.com, Jayapura – Tim gabungan TNI – Polri yang dipimpin Kapolres dan Dandim 1715 Yahukimo berhasil mengevakusi 4 Jenazah korban pembantaian sadis kelompok separatis bersenjata di Kabupaten Yahukimo, Jumat (25/6/2021) pukul 16.10 WIT.
Adapun rangkaian evakuasi yang berlangsung dramatis itu, pukul 16.10 WIT Tim gabungan dan pilot bersama Kapolres dan juga Dandim melaksanakan brifing dan teknis pengamanan untuk mengevakuasi korban di Kampung Bingki, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo.
Pukul 16.30 WIT, 3 unit heli berangkat menuju Kampung Bingki, Distrik Seradala dengan membawa tim untuk mengevakuasi korban.
Pukul 17.43 WIT tim gabungan tiba di Kampung Bingki dan langsung melakukan evakuasi terhadap 4 korban pembantaian separatis.
Pukul 17.50 WIT heli yang membawa korban tiba di Lapangan Hellypad kemudian dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Dekai untuk selanjutnya dilakukan visum.
Selanjutnya, 3 korban penembakan disemayamkan di Masjid At-Taqwa Dekai dan 1 korban penembakan disemayamkan dirumah duka di Jalan Sosial Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo.
Untuk diketahui bahwa kasus penembakan tersebut terjadi pada Kamis (24/6/2021) menimpa para karyawan PT Sinama yang melakukan aktifitas pembangunan proyek jembatan Kali Kuk Kampung Samboga Distrik Seradala Kabupaten Yahukimo.
Sebanyak 4 orang jadi korban pembantaian sadis, 1 luka-luka dan 4 orang dilaporkan disandera 4 orang (masih dilakukan pengecekan).
Langkah-langkah Kepolisian, menerima laporan, melakukan penyelidikan dan penyidikan, koordinasi dengan pihak-pihak terkait, datangi TKP dan evakuasi korban, meminta keterangan saksi-saksi, dan melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal SH mengatakan proses evakuasi ke 4 ( Empat ) jenazah berjalan dengan lancar.
Personil gabungan masih melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata pimpinan Tendius Gwijangge alias tendinus Murib.
VER