Koreri.com, Manokwari – Hingga seminggu pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di Papua Barat, kesadaran masyarakat untuk divaksin masih rendah.
Untuk mempercepat vaksinasi kepada masyarakat maka Pemerintah Provinsi Papua Barat mengubah cara pelayanannya, dari menunggu masyarakat menjadi “jemput bola”.
Gubernur yang juga ketua umum gugus tugas satgas COVID-19 Provinsi Papua Barat Drs Dominggus Mandacan mengatakan, dengan cara pelayanan “jemput bola” tim medis akan datang ke komplek agar ruang lingkup lebih kecil lagi.
Dia mengakui bahwa capaian vaksinasi yang gencarkan melalui pemerintah daerah, TNI dan Polri belum mencapai 20 persen.
“Tadinya itu kita tunggu masyarakat untuk datang ke pustu, puskesmas dan rumah sakit untuk divaksin tapi ternyata hanya sedikit yang datang, jadi sekarang kita rubah strategi kita yang datang jemput bola, ke pemukiman masyarakat,” kata Gubernur Mandacan kepada awak media usai memimpin rapat evaluasi PPKM Mikro di Swissbell-hotel Manokwari, Senin (12/7/2021).
Dikatakan Mandacan, Pemerintah Daerah, Polda Papua Barat dan Kodam XVIII/Kasuari sudah menggencarkan vaksinasi pada sejumlah titik di Manokwari.
Pihak kejaksaan tinggi Papua Barat juga akan melaksanakan vaksinasi masal gratis kepada keluarga besar adhyaksa dan masyarakat sekitarnya, Rabu (14/7/2021) diharapkan Kabupaten Manokwari juga turut ambil bagian melaksanakan vaksinasi.
KENN
