Buka Musrenbang RPJMD Bursel, Bupati Safitri Tekankan 4 Hal Penting

Bupati Safitri Buka Musrenbang RPJMD 2021 26

Koreri.com, Namrole – Bupati Safitri Malik Soulisa membuka Musrenbang RPJMD Kabupaten Buru Selatan Tahun 2021-2026 yang dilaksanakan Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbang) setempat, Senin (1/11/2021).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan tifa oleh Bupati Safitri.

Turut hadir, Wakil Bupati Gerson Eliaser Selsily, pimpinan dan anggota DPRD, pimpinan TNI/Polri, Kepala Bapeda Provinsi Maluku yang diwakili Kepala Bidang Data dan Pelaporan Nurlita Soulisa beserta Tim Penyusun RPJMD juga pimpinan OPD.

Dalam sambutannya, Bupati Safitri mengatakan SDA Buru Selatan cukup melimpah sehingga dapat dijadikan sebagai potensi unggulan daerah yang harus ditangkap sebagai kekuatan dan peluang emas yang tidak boleh disia-siakan.

Untuk itu, ia mengajak semua yang hadir serta seluruh elemen menyatukan tekad dan langkah bersama-sama mewujudkan visa Kabupaten Buru Selatan Tahun 2021-2026 yaitu : “Meningkatkan Kemandirian Buru Selatan Secara Berkelanjutan Sebagai Kabupaten yang Rukun, Adil dan Sejahtera Berbasis Agri-Marine” dengan didukung 7 misi dan didukung dengan 5 program prioritas.

Bupati Safitri menjelaskan, visi dan misi itu memperkuat sektor perhubungan, pembentukan pusat pengembangan produksi perikanan dan pertanian, penguatan usaha mikro kecil dan menengah, pengembangan sektor pendidikan, perluasan aksesa kesehatan yang berkualitas, penguatan adat dan budaya dan nilai kearifan lokal dan seterusnya penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif profesional dan bersih dari KKN.

Dikatakan pula, Musrembang ini juga bertujuan untuk menjaring aspirasi dari seluruh pemangku kepentingan.

Yaitu dengan tujuan menghimpun aspirasi atau harapan pemangku kepentingan terhadap program pembangunan daerah 5 tahun sesuai masa bakti Bupati dan Wakil Bupati periode 2021 – 2026.

“Pada kesempatan yang baik ini kami meminta kepada seluruh lapisan masyarakat dan unsur kelembagaan yang saat ini untuk memberikan masukan yang positif dan konstruktif,” pintanya.

Bupati Safitri menyampaikan pula, visi dan misi yang dipilih ini sudah dirumuskan melalui pemikiran dan perenungan, melalui proses diskusi dengan berbagai pihak yang memiliki kepedulian dan komitmen yang tinggi untuk kemajuan Buru Selatan.

“Kami menilai sektor pertanian, perikanan, perkebunan serta pariwisata yang paling potensial untuk dikembangkan secara terstruktur dengan sinergitas lima sektor, sehingga akan memiliki dampak bagi masyarakat Buru Selatan,” sambungnya.

Bupati Safitri menyadari bahwa untuk membangun satu daerah bukan hal yang mudah, tetapi harus berproses baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang.

Dalam rangka menyusun RPJMD, Bupati Safitri menyampaikan beberapa hal yang harus menjadi perhatian peserta Musrenbang.

Pertama, seluruh OPD harus menjabarkan visi dan misi dengan sebaik-baiknya.

Dua, mengacu pada adanya perubahan paradigma pembangunan dari money follow function menjadi money follow program.

“Jangan hanya berpegang pada pemerataan pendanaan untuk semua tupoksi kelembagaan di OPD,” tegasnya.

Tiga, rasionalisasi kegiatan dan, keempat berupa simultan dengan penyusunan RPJMD Kabupaten Buru Selatan tahun 2021-2026.

“Kami berharap proses Musrembang dan proses lain dalam RPJMD bisa berjalan baik dan lancar, sehingga target menyusun dan menetapkan dokumen RPJMD paling lambat enam bulan sejak pelantikan Bupati dan Wakil Bupati dapat tercapai,” pungkas Bupati Safitri Malik Soulisa.

Terpisah, Kepala Badan Bappelitbang Bursel Kader Tuasamu mengatakan, Musrembang RPJMD yang di gelar ini merupakan pembahasan rancangan awal.

“Kami dari jajaran Pemda dan Instansi vertikal maupun DPRD yang didampingi Bupati dan Wakil Bupati melaksanakan pembahasan RPJMD” jelas Tuasamu.

Tuasamu katakan, pembahasan RPJMD selama dua hari untuk membahas dokumen rancangan awal RPJMD untuk menjadi rancangan akhir Kabupaten Bursel.

JFL

Exit mobile version