TNI Bantu Evakuasi Korban Banjir dan Longsor di Wilayah Jayapura

TNI Bantu Evakuasi korban banjir JPR

Koreri.com, Jayapura – Hujan deras yang mengguyur Kota dan Kabupaten Jayapura sejak Kamis (6/1/2022) hingga Jumat (7/1/2022) pagi, mengakibatkan terjadinya banjir dan longsor pada sejumlah kawasan di kedua wilayah.

Kodim 1701/Jayapura yang wilayahnya mencakup Kota dan Kabupaten Jayapura menurunkan para personelnya untuk membantu dan mengevakuasi masyarakat yang terdampak banjir dan longsor.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Aqsha Erlangga, S.H.,M.H., dalam keterangannya, Jumat (7/1/2021) mengatakan dengan adanya peningkatan curah hujan yang tinggi disertai dengan angin di wilayah Papua, khususnya di Jayapura, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk melaksanakan Siaga Bencana.

“Kami terus memonitor dan mengikuti perkembangan situasi serta kondisi terakhir akibat tingginya intensitas hujan yang terjadi di wilayah Jayapura dengan menyiapkan dan menyiagakan personel Kodam untuk digerakkan dalam penanganan bencana,” urainya.

Terkait terjadinya bencana banjir dan longsor di Jayapura pada hari Kamis (6/1), Kapendam XVII/Cenderawasih menjelaskan bahwa Satuan Kodim 1701/Jayapura dengan cepat telah membantu warga yang terkena dampak banjir dan longsor akibat hujan disertai angin.

“Personel TNI dari Kodim Jayapura bersama warga melakukan evakuasi warga yang terkena banjir dan longsor,” pungkas Kapendam.

Sementara, Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf Richard Arnold Y. Sangari, S.E., saat dihubungi membenarkan saat ini personel dari setiap jajarannya bersama dengan instansi terkait telah turun ke lapangan untuk membantu masyarakat yang terdampak.

Dari data yang dihimpun dari personel di Kota Jayapura, beberapa titik banjir dan longsor berada di Distrik Jayapura Utara termasuk Distrik Jayapura Selatan serta Distrik Abepura.

Kemudian di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura juga terdapat beberapa titik banjir dan longsor.

“Hingga saat ini data korban meninggal dunia sebanyak 7 orang akibat tertimbun longsor yang terjadi di Distrik Jayapura Utara tepatnya satu orang di Kelurahan Klofkamp, tiga orang di Kelurahan Trikora dan dua orang di Kelurahan Bhayangkara. Untuk data kerugian material masih dilakukan pendataan,” rinci Dandim.

Saat ini, para personel baik dari TNI – Polri maupun instansi terkait lainnya masih terus memberikan bantuan dan melakukan evakuasi masyarakat yang terdampak ke tempat-tempat yang lebih aman.

“Meskipun ada beberapa warga masyarakat yang mencoba bertahan di rumah masing-masing sebab air sudah mulai surut,” tambahnya.

Dandim berpesan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

“Dan bagi masyarakat yang tempat tinggalnya berpotensi mengalami longsor agar mengamankan diri ke tempat yang lebih aman,” tukasnya.

SEO