Koreri.com, Jayapura – Warga Kota Jayapura yang menempati lereng-lereng gunung pada wilayah itu diminta mengungsi sementara waktu di malam hari.
Permintaan tersebut disampaikan Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano (BTM) ke para lurah saat mengunjungi lokasi banjir dan longsor yang terjadi Jumat dini hari (7/1/2022).
“Mungkin wanita, anak-anak dan orang tua bila malam hari untuk sementara waktu diungsikan ke rumah kerabat, sedang lelaki dewasa menjaga rumah dan harus waspada,” kata BTM di Jayapura, Minggu (9/1/2022).
Pihaknya bersama BPBD Kota Jayapura juga sudah menyebarkan pamflet yang berisi peringatan terkait bencana misalnya longsor, namun memang belum di semua lokasi.
Pemkot saat ini sudah melakukan pembersihan di sejumlah kawasan yang terjadi penyumbatan akibat tertimbun sedimen sehingga wilayah yang sebelumnya banjir secara berlahan sudah surut airnya.
Bahkan Senin (10/1/2022), dijadwalkan dilakukan kerja bakti bersama seluruh komponen yang diawali dengan apel.
Banjir yang terjadi di empat distrik dari lima distrik di wilayah Kota Jayapura itu menyebabkan 7.005 orang jadi korban, sedangkan tanah longsor menyebabkan 12 warga Distrik Jayapura Utara tertimbun longsor, tujuh orang diantaranya meninggal.
Pemkot Jayapura saat ini membuka posko di tiga lokasi yakni pasar Youtefa, Perumahan Organda dan SMA 4 Entrop.
AND
