Fokus  

Kunjungi Mapolda PB, Ini Yang Didapat Delegasi W20

IMG 20220609 WA0008

Koreri.com,Manokwari– Delegasi Women Twenty (W20) mengunjungi Mapolda Papua Barat, Kamis (9/6/2022).

Mereka disambut Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing, S.I.K.,M.Si didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat Ny. Martha Tornagogo Wakapolda, Pejabat Utama, Pengurus Bhayangkari Daerah Papua Barat menyambut kunjungan puluhan delegasi W20 tersebut.

Setiba di Mapolda para delegasi foto bersama di depan gedung Mapolda, dan melanjutkan kunjungan ke gedung arfak convention hall untuk mendengarkan sambutan Kapolda Papua Barat serta menyaksikan video selayang pandang Polda Papua Barat.

“Polda Papua Barat tentu sangat
memperhatikan masalah kesetaraan gender
dimana dapat kita lihat bahwa kesetaraan
gender dalam tubuh polri khususnya polda
papua barat sudah terealisasi. Berdasarkan data personil Polda Papua Barat saat ini memiliki jumlah personil sebanyak 6.869 terdiri dari 6.489 polisi laki-laki dan 380 polisi perempuan dimana polisi wanita mempunyai persentase sebanyak 5,6% dari jumlah riil personil Polda Papua Barat” ujar Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing.

Dikatakan Kapolda bahwa Kesetaraan gender polisi wanita di Polda Papua Barat dapat dilihat dari segi
pembinaan karier dalam hal ini polisi wanita memegang jabatan penting di Polda Papua Barat, yang mana para polisi wanita (polwan) mendapatkan kesempatan untuk
memimpin satuan dalam tubuh polri
diantaranya menjadi Wakapolres, Kabag,
Kasat, Kapolsek maupun Kanit.

Sementara Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi,S.I.K.,M.H menjelaskan bahwa Kapolda juga sangat memperhatikan penerimaan personil polisi wanita (polwan) yang berasal dari pedesaan atau kampung sehingga ketika mereka sudah menjadi polisi wanita diharapkan dapat menjadi contoh tauladan dan menjadi motivasi kaum perempuan di tempat tinggalnya.

“Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat Ny.Martha Tornagogo Sihombing dan Pengurus Bhayangkari Daerah Papua Barat pada kesempatan tersebut memberikan cendramata tas noken sebagai salah satu simbol budaya Papua Barat dan kain batik” tambah Kabid Humas.

RLS

Exit mobile version