as
as

4 Gandong IG-BAKH di Tanah Rantau Gelar Natal Bersama, Bawa Pesan Menyentuh

WhatsApp Image 2022 12 22 at 08.26.17
Sesepuh Negeri Hualoy, Haji Salamon Hehanusa membakar lilin natal saat ibadah natal bersama 4 gandong IG-BAKH di Gereja GPI Jemaat Elim Abepura, Rabu (21/12/2022) / Foto: EHO

Koreri.com, Jayapura – Keluarga besar Ikatan Gandong Booi, Aboru, Kariu, Hualoy (IG – BAKH) di tanah Papua menggelar perayaan Natal bersama guna mempererat persaudaraan di tanah rantau yang berlangsung di gedung Gereja GPI Elim Abepura, Kota Jayapura, Rabu (21/12/2022).

Turut hadir, Ketua Ikemal Pusat di Tanah Papua Lukas Christian Sohilait, Pelindung IG BAKH, H. Rustan Saru, Sekretaris Ikemal Kota Jayapura Andreas Diaz, dan para sesepuh dari 4 kampung IG BAKH serta seluruh masyarakat IG-BAKH.

Ibadah Natal bersama 4 negeri IG-BAKH dengan tema nasional “Maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain (Matius 2:12)” dan sub tema “Kelahiran Kristus Sang Pembawa Damai, Mempererat Hidup Adik Kakak Gandong 4 Negeri di Rantau Tanah Papua,”.

Ketua IG-BAKH TANAH PAPUA, Mareld Althensyah Mual, mengatakan perayaan ibadah natal bersama merupakan program dan agenda kerja pengurus IG-BAKH di tanah Papua untuk tetap menyatukan dan mempererat semua basudara 4 negeri gandong di tanah rantau.

“Perayaan natal tahun 2022 ini merupakan inisiatif pengurus harian 4 negeri IG-BAKH untuk mempertemukan semua basudara gandong 4 negeri yang selama setahun berjalan dengan tugas masing-masing,” kata Mareld dalam laporan panitianya.

Haji Salamon Hehanusa, sesepuh kampung Hualoy mewakili 4 kampung gandong basudara dalam pesan dan kesan Natal singkatnya menyampaikan terimakasih kepada panitia pelaksanaan perayaan yang bisa melibatkan 4 Negeri gandong di rantau.

Ia pun mengajak semua basudara 4 negeri di tanah rantau mendoakan situasi di Kariu, Pulau Ambon tetap aman dan damai. Apalagi sekarang dalam proses pemulangan kembali ke kampung pasca rusuh dengan negeri pelauw dan Ory.

“Kiranya proses itu dapat berjalan dengan baik, dan Negeri/Desa tetangga dari Pelauw dan Ory, bisa menerima kehadiran saudara kita. Sehingga mereka bisa memasuki Natal ini dengan damai,” harap Haji Salmon Hehanusa.

“Saya berharap kita anak cucu IG BAKH yang ada di tanah Papua agar terus pupuk hubungan kakak beradik sampai titik darah penghabisan,” sambungnya.

Sementara itu, pelindung IG – BAKH, H. Ir. Rustan Saru, berpesan bahwa sebagai orang perantau harus pandai-pandai menjaga situasi, sekalipun di kampung ada masalah jangan di bawah-bawah ke tempat dimana kita merantau.

“Mari kita jaga ketertiban dan kedamaian di tempat kita tinggal. Sehingga Natal di tahun ini membawa suka cita untuk kita semua,” kata Rustan.

Ketua Ikemal Pusat di Tanah Papua, Lukas Christian Sohilait turut berpesan kepada anak-anak IG-BAKH yang ada di Tanah Papua,

“Piala Dunia telah usai, untuk itu euforia Natal harus lebih dari euforia piala dunia,” pesannya.

Kemudian, lanjut Christian, Papua telah bertambah 4 Provinsi baru, meski dalam perjalanannya ada terjadi konflik namun bisa diatasi oleh pihak keamanan.

“Namun bagi basudara IG BAKH harus lebih waspada dan bisa menjaga diri masing-masing sehingga kita terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan,” tandasnya.

EHO

as

as