Kritik Pj Wali Kota Jayapura Harus Fokus, BTM : Bukan Buat Program Baru

IMG 20230309 WA0015

Koreri.com, Jayapura – Mantan Wali Kota Jayapura Dr. Benhur Tomi Mano, MM kembali menyoroti kinerja Pemerintahan yang pernah dipimpinnya tepat di usia yang ke 113 Tahun ini.

Turunnya rangking ibukota Provinsi Papua yang sebelumnya masuk dalam 10 besar nasional dari 57 kota dan kini mulai turun menjadi perhatian pria yang saat ini menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri Sosial itu.

Penjabat Wali Kota setempat Dr. Frans Pekey pun langsung menjadi sasaran kritik tajamnya.

“Penjabat Wali Kota harus lebih fokus dan tidak membuat program dan kebijakan baru karena RPJMD Kota Jayapura sudah jelas tinggal mengikuti saja. Seperti bidang pendidikan,” bebernya, baru-baru ini.

Pria yang sering disapa BTM ini mencontohkan kerjasama yang telah dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura dengan Universitas Brawijaya Malang.

“Seharusnya kerjasama ini yang harus ditata dengan baik untuk kepentingan mahasiswa di Malang, bukan lagi buka program baru dengan Roy Surya. Inikan program baru lagi,” bebernya.

Kemudian lanjut BTM, bagaimana supaya guru-gurunya ditingkatkan SDM-nya agar menjadi semakin baik.

“Hal seperti inilah yang harus kita perlukan termasuk juga infrastruktur sekolah-sekolah. Karena alokasi dana Otonomi Khusus besar sekali untuk Kota Jayapura. Besarannya 2 kali lipat, dulu Kota Jayapura terima hanya 95 Miliar saja dari provinsi,” sambungnya.

BTM pun mengingatkan Penjabat Wali Kota Jayapura terkait apa yang sesungguhnya menjadi tugas dan tanggung jawabnya pasca dilantik beberapa waktu lalu.

“Saya garis bawahi bahwa Penjabat Wali Kota Jayapura bukan dipilih oleh rakyat tapi ditunjuk Pemerintah pusat dan sewaktu-waktu bisa dicopot jabatannya karena sudah mendapat nilai merah. Tidak bisa menyelesaikan tugas pemerintah dengan baik,” pesannya mengingatkan.

Putra asli Port Numbay itu pun menekankan bahwa hal ini harus diperhatikan dan dimengerti dengan baik oleh seorang Penjabat Wali Kota juga Bupati.

Bahwa mereka tidak dipilih oleh rakyat tapi ditunjuk langsung Pemerintah pusat dengan dua tugas utama yaitu pertama, memelihara dan melanjutkan pembangunan.

“Artinya menata dan meningkatkan yang sudah baik dibuat pejabat lama dan ditingkatkan lagi dengan dana Otsus yang dua kali lipat tadi,” rincinya.

Tugas kedua yaitu menyukseskan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Kepala Daerah.

“Saya kira dengan begitu maka Kota Jayapura akan sejahtera, mandiri, dan semakin lebih baik ke depan. Itu harapan saya di perayaan HUT ke 113 ini,” pungkasnya.

EHO

Exit mobile version